Kamis, 04 Januari 2018

REVIEW BUKUNYA, MENANGKAN LOGAM MULIANYA





Review Bukunya, Menangkan Logam Mulianya

“Buku ini penting karena penulisnya memaparkan wawasan dan prinsip financial literacy buat perempuan. Lebih dari itu, buku ini unik dan enak dibaca karena disajikan dalam bentuk cerita.” ~Anna Farida, Penulis dan kepala sekolah Sekolah Perempuan~

Inilah yang membuat buku ini berbeda dengan buku-buku “how to” lainnya. Kalau jamaknya sebuah buku non fiksi itu berisi melulu teori, tidak dalam buku POT BUNGA MAMA ini. Dari bab awal hingga bab akhir, buku ini penuh dengan ilustrasi cerita.

Penulis mengambil nama Rima sebagai tokoh utamanya. Tentu saja, Rima ini hanyalah nama fiktif belaka. Dia adalah seorang ibu rumah tangga yang digambarkan mengalami berbagai permasalahan finansial seperti yang dialami oleh ibu rumah tangga kebanyakan.

Pada bab satu, diceritakan bagaimana awal mula Rima menyadari tentang adanya kebocoran di dompet rumah tangganya.

“Bab ini cukup menampar!”

Demikian komentar beberapa rekan penulis saat dimintai testimoni tentang isi buku ini.
Apa betul demikian? Mari kita simak.

Di zaman sekarang, dimana berbelanja bisa sangat mudah dilakukan secara online, memang kerap membuat beberapa ibu rumah tangga kehilangan kontrol. Parahnya, banyak juga yang sampai diam-diam berutang tanpa sepengetahuan pasangan hidupnya. Uwoowww… bagian ini nih, yang katanya cukup menampar tadi…hue..he..

Etapi, buku ini bukan hendak mengajari cara berutang ‘diam-diam’ pada pasangan lho, ya… Justru kalau hal itu sampai terjadi, buku ini membisikkan cara-cara mengatasinya.

Kemudian pada bab kedua, diceritakan tentang sebuah musibah yang menimpa keluarga Rima. Suaminya tidak lagi bekerja. Tentu saja, kejadian seperti ini, dimana sumber utama pendapatan keluarga mengalami kebuntuan, akan membuat rumah tangga mana pun mengalami guncangan hebat. Ibarat sebuah keran air yang mampet. Rima harus memperbaiki keran airnya atau mencari sumber mata air baru.

Buku ini menggambarkan betapa wanita itu kuat sekaligus juga luwes. Dengan cepat Rima bisa menemukan mata air baru bagi kelangsungan hidup keluarganya. Buku ini seakan hendak mengatakan, “Nggak salah, kok, mencoba berbagai bisnis rumahan, gonta-ganti, sampai akhirnya kamu bisa menemukan yang pas buatmu.”

Apakah jalan Rima berbisnis lancar jaya?
Ho…ho… ternyata Rima pun mengalami berbagai halang rintang, terutama permasalahan keuangan bisnisnya yang nggak ketahuan berapa untungnya, bahkan nggak ketahuan rugi apa untung. Pernah mengalami hal seperti ini? Rima perlahan menyadarinya dan berusaha mencari penyelesaian berbagai permasalahan keuangannya itu.

Belajar dari kesalahan-kesalahannya mengelola keuangan rumah tangga, akhirnya Rima belajar menata keuangan rumah tangga dan bisnisnya dengan lebih berhati-hati. Dia pun kemudian berkenalan dengan dunia investasi. Hal yang masih sangat baru baginya. Bab-bab berikutnya pada buku ini menjelaskan tentang apa itu investasi, jenis-jenisnya, dan bagaimana memulainya.

Buku ini lebih banyak memperkenalkan berbagai investasi berbasis syariat agama islam, yang belum banyak dikenal oleh ibu rumah tangga di Indonesia, lengkap dengan tips-tips yang bisa diterapkan oleh para investor pemula. Buku ini juga memberikan bonus berupa tips mempersiapkan dana untuk beribadah haji.



Menarik, bukan?
Lebih menarik lagi, ada challenge berhadiah logam mulia dari buku ini.
Caranya, cukup dengan membeli bukunya, kemudian mereview isinya, lalu posting ke media sosialmu lengkap dengan foto kamu bersama bukunya. Foto tidak harus tampak muka, yang penting foto bukunya jelas.
Jangan lupa beri hastag;
#PotBungaMama
#ReviewChallenge
#RaraRadyanti

Oiyaa, wajib share di FB ya, jangan lupa tag nama FB penulisnya, rara ary radyanti. Yang belum berteman dengan FB penulis, bisa add dulu atau follow. 

Review challenge ini berlangsung sampai akhir bulan Maret 2018 dan pemenangnya akan diumumkan di bulan April 2018. Selain berhadiah utama logam mulia, tersedia juga hadiah hiburan berupa buku-buku menarik.

Tertarik?
Buku ini dijual secara eksklusif. Kamu bisa menghubungi,
Penulis: Rara radyanti 081373607455
Penerbit: Stiletto Book 08812731411





Pentingnya Memantau Tumbuh Kembang Balita




Pentingnya Memantau Tumbuh Kembang Balita


Proses tumbuh kembang seorang anak merupakan suatu masa yang penting dalam kehidupannya, terutama pada tahun-tahun pertama kehidupan si anak. Proses tumbuh kembang tersebut sangat dipengaruhi oleh dua faktor yang sangat berperan, yaitu  faktor genetik dan faktor lingkungan.

Untuk mengetahui apakah tumbuh kembangnya berjalan dengan optimal atau tidak, sangat dibutuhkan pemantauan kita sebagai orang terdekatnya secara periodik dan berkala. Tentu saja, kita membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukannya, yaitu dengan bantuan dokter, bidan, dan tenaga kesehatan lain.
 
Apa sajakah yang semestinya rutin kita pantau terhadap tumbuh kembang balita?

1.    Memantau aspek pertumbuhannya.
Kita bisa melakukannya dengan secara rutin menimbang berat badan anak  serta mengukur tinggi badan dan lingkar kepalanya. Kegiatan ini sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah, namun tidak ada salahnya kita melakukannya di rumah sakit atau posyandu terdekat agar normal atau tidaknya kondisi anak bisa segera diketahui. Di tempat tersebut, kita juga bisa sambil melakukan konsultasi tumbuh kembang anak.
Untuk orangtua yang masih memiliki anak balita, pemantauan sebaiknya dilakukan secara rutin tiap satu kali dalam sebulan. Ingatlah bahwa pada usia ini adalah masa golden age. Jadi, orangtua harus sangat memperhatikan asupan nutrisi anak.
Selain itu, kita sebagai orangtua juga semestinya memperhatikan kebutuhan imunisasi anak. Untuk ini, tentu saja kita membutuhkan bantuan tenaga medis. Pastikan bahwa anak telah mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap.

2.    Memantau aspek perkembangannya.
Hal ini meliputi kemampuan motorik kasar dan kemampuan motorik halus anak. Selain itu juga kemampuan sosial, bahasa, dan juga kemampuan kognisi anak. Selain bisa melakukan pemantauan secara mandiri, kita sebenarnya juga membutuhkan orang lain yang berpengalaman untuk membantu pemantauan perkembangan anak. Sekali-sekali, berdiskusilah dengan orang yang sudah lebih berpengalaman membesarkan anak tentang pentingnya hal ini dilakukan. Kita tidak bisa menjadi orangtua yang egois. 

Sebagai orangtua, kita harus mengetahui secara pasti apakah anak telah mencapai pertumbuhannya secara optimal sesuai potensi genetik yang dimilikinya atau belum?
Selain itu, dengan melakukan pemantauan secara periodik dan berkala ini bisa segera diketahui secara dini apabila ada penyimpangan atau ketidaksesuaian dalam tahapan tumbuh kembang seorang anak sesuai dengan usianya.

Dengan melakukan pemantauan tumbuh kembang balita secara baik, diharapkan pertumbuhan dan perkembangan anak dapat optimal seperti yang diharapkan setiap orangtua.

Inilah Beberapa Area Sumber Penyakit di Dalam Rumah



Ternyata, di dalam rumah sendiri, ada beberapa area yang bisa menjadi sarang berkembangnya kuman. Area-area ini adalah tempat yang harus diwaspadai, karena dari situlah berbagai sumber penyakit bisa jadi berasal. Area mana saja yang harus diwaspadai?
1.    Dapur.
Area ini adalah tempat yang paling banyak menyumbang kuman. Di sinilah berbagai sumber penyakit bermula, terutama diare. Hal ini disebabkan karena selain sebagai tempat penghasil limbah rumah tangga, dapur juga kerap dihuni binatang-binatang pembawa kuman, seperti kecoa, lalat, dan tikus. Oleh karena itu, sebaiknya dapur segera dibersihkan tidak hanya setiap kali habis memasak saja, namun secara rutin setidaknya pada pagi dan sore hari. Buang sampah dapur secara rutin, jangan menunggu sampai penuh dan menguarkan bau busuk.
Dapur juga menghasilkan polusi udara yang bisa menimbulkan gangguan pernapasan. Jadi, sudah semestinya sirkulasi udara di dapur lebih diperhatikan dibanding di area lain. Maka dari itu, penggunaan exhaust sangat dianjurkan, agar udara dari dalam ruangan bisa keluar dengan cepat dan lancar.

2.    Kamar Tidur.
Tempat beristirahat anggota keluarga ini juga menjadi sarang berbagai sumber penyakit, seperti tungau dan partikel debu yang menempel di kasur, seprei, sarung bantal, guling, boneka, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, semua benda yang ada di dalam kamar sebaiknya dibersihkan secara rutin setiap hari, dan secara menyeluruh setidaknya satu minggu sekali. Jangan pernah melewatkan pembersihan kolong-kolong tempat tidur, lemari, meja, dan kursi. Wajib mengganti seprei, selimut, dan alas perlengkapan tidur lain secara berkala. Kemudian, jangan lupa juga untuk rajin menjemur bantal, guling dan kasur (bila memungkinkan) di bawah terik matahari untuk menghalau tungau dan jamur.
Sebaiknya tidak membiarkan baju, baik yang masih bersih maupun yang kotor bergantungan agar tidak dihinggapi nyamuk.
Kita sebaiknya juga jangan sampai lupa untuk rutin membersihkan AC atau kipas angin. Jika tidak dirawat, AC bisa berjamur dan menyebabkan gangguan saluran pernapasan dan penyakit kulit. AC sebaiknya dibersihkan secara berkala setiap tiga bulan sekali dengan bantuan tukang service AC. Jangan lupakan juga kipas angin. Bila baling-balingnya tidak pernah dibersihkan, bisa menimbulkan gangguan saluran pernapasan juga.

3.    Kamar Mandi.
Bersihkan area ini setidaknya dua kali dalam seminggu. Apabila terdapat bak mandi, kuraslah secara rutin agar tidak menjadi sarang nyamuk. Sikat dinding dan lantainya, terutama closet-nya. Selain itu, hendaknya kita juga selalu membersihkan berbagai perlengkapan di kamar mandi, seperti tempat sabun, wadah sikat gigi, dan rak handuknya. Jangan pernah membiarkan handuk basah bergelantungan di tempat mandi. Rutinlah menjemur handuk di luar ruangan agar handuk tidak ditinggali jamur.

4.    Sumber Air.
Bagi yang tinggal di perkotaan, sebaiknya menjadi pelanggan PDAM dan air mineral untuk dikonsumsi. Tentu saja, ini adalah langkah terbaik yang harus diambil, karena bisa dipastikan sumber air di perkotaan telah tercemar berbagai limbah, terutama limbah manusia dari septik tank.


Itulah area-area di dalam rumah yang harus rajin kita jaga kebersihannya, karena kalau tidak, dapat menjadi sumber berbagai penyakit. Selain itu, apabila keluarga kita mempunyai binatang peliharaan, sebaiknya rajin memandikannya dan membersihkan kandangnya.

Bahan Apa yang Paling Aman untuk Membungkus Makanan?



Bahan Apa yang Paling Aman untuk Membungkus Makanan?

Siapa yang menyangka, bahwa ternyata aneka pembungkus makanan yang akrab dengan keseharian, seperti plastik, Styrofoam, dan kertas bekas bertinta sangat berbahaya bagi kesehatan.

Plastik
Jenis-jenis plastik pembungkus makanan yang beredar memiliki tingkat risiko bahaya yang berbeda-beda, tergantung dari material plastik itu sendiri, jenis makanan yang dibungkus, serta suhu dan temperaturnya.
Plastik terdiri dari zat-zat berbahaya yang bisa berpindah dari pembungkus ke makanan yang dibungkusnya. Apabila makanan tersebut dikonsumsi, zat-zat berbahaya tersebut akan ikut terserap ke dalam tubuh. Kenapa berbahaya? Karena zat-zat tersebut tidak bisa dibuang, baik melalui feses maupun urin. Selain itu, makanan yang mengandung lemak turut memicu perpindahan zat berbahaya tersebut. Apabila makanan itu dibungkus dalam waktu yang lama, maka akan makin banyak pula zat berbahaya yang berpindah ke makanan. Ditambah lagi bila makanan tersebut bersuhu tinggi, maka perpindahannya akan semakin cepat. Yang sedikit agak lebih aman adalah dengan membungkus makanan tersebut dalam suhu ruang, karena relatif tidak ada zat berbahaya yang akan berpindah ke dalam makanan, sebab tidak ada pemicunya.

Styrofoam
Styrofoam masih termasuk satu keluarga dengan plastik. Bahkan, kandungan zat berbahayanya sudah mencapai ambang batas yang bisa memunculkan gejala gangguan syaraf. Dampak jangka panjangnya, bisa menyebabkan gejala penyakit syaraf, seperti nervous, kelelahan, sulit tidur, dan anemia.
Dampak penggunaan pembungkus makanan jenis ini memang tidak langsung kelihatan dan baru akan muncul beberapa tahun kemudian. Berdasarkan penelitian, Styrofoam dinyatakan sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama pada anak-anak. Selain dapat menyebabkan kanker pada anak, juga bisa menyerang sistem reproduksinya kelak.

Kertas Bertinta Karbon
Satu lagi pembungkus makanan yang berbahaya, padahal sangat sering digunakan. Bagian bertintanya akan larut dalam makanan yang dibungkusnya. Sementara, tinta merupakan karbon berbahaya yang jika tertumpuk di dalam tubuh dalam waktu yang lama bisa menyebabkan kanker.

Seram sekali mengetahui kenyataan di atas, ya. Lalu bagaimana sebaiknya cara membungkus makanan yang tepat.


Yang terbaik sebenarnya adalah menggunakan aluminium foil. Bahan ini relatif aman dan stabil untuk membungkus makanan. Bahan ini jika terkena panas tidak akan berpengaruh karena titik panas atau titik lebur aluminium itu tinggi. Apabila disimpan dalam suhu dingin pun tidak akan memicu perpindahan bahannya. Selain itu, dengan menggunakan aluminium foil, bisa menjaga higienitas. 

Anak Bisulan? Begini Mengatasinya





Banyak makan telur bikin bisulan? Itu mitos.
Bisul itu adalah radang atau infeksi pada kulit yang disebabkan oleh kuman atau bakteri. Infeksi ini mudah terjadi kalau lingkungan kurang bersih. Selain itu, kebiasaan kurang bagus dari si anak, seperti suka menggaruk bagian tubuhnya yang gatal. Padahal, garukan itu berpotensi merusak kulit, dan kulit yang rusak atau terluka menjadi jalan mudah bagi kuman untuk masuk dan menimbulkan infeksi. Kemudian, faktor lain yang ikut berperan dalam munculnya bisul ini adalah karena kurangnya asupan gizi. Kondisi tubuh yang tidak sehat karena kurang gizi akan memperparah infeksi yang terjadi, sehingga bisul pun muncul pada kulit yang terinfeksi tadi.

Seperti apa sih gejalanya bila akan muncul bisul di kulit anak?
Awalnya, hanya akan nampak bintil berwarna merah di kulit dan terasa gatal. Kita bisa mencurigainya sebagai tanda-tanda bisul apabila anak mengeluh gatal namun tidak hilang meskipun telah diberi obat pereda gatal seperti kalau anak digigit nyamuk. Apabila kondisi kesehatan anak bagus, biasanya bintil tersebut akan mengecil dengan sendirinya, namun bila kondisinya kesehatannya sedang tidak bagus, bisul biasanya  bisa meradang. Apabila bisul meradang, berarti anak harus mendapatkan obat antibiotik. Apabila tidak, bisul bisa semakin besar dan bernanah. Anak akan rewel karena merasa nyeri.

Apabila sudah terjadi abses, sebaiknya nanah segera dikeluarkan. Kita bisa meminta pertolongan dokter untuk melakukannya. Biasanya dokter akan mengiris bisul agar penyembuhannya lebih sempurna. Apabila bisul dipecah sendiri, biasanya akan menimbulkan kerusakan pada kulit dan berbekas. Meski kulit anak masih berkembang, namun tetap saja takkan bisa kembali sama seperti pada awalnya, karena jaringan kulitnya telah mengalami kerusakan.

Karena penyebab bisul adalah infeksi, maka bisul termasuk penyakit yang menular. Penularannya bisa melalui garukan tangan penderita yang kemudian memindahkan kuman dari satu tubuh ke tubuh lain. Oleh karena itu, apabila ada salah satu anak ada yang bisulan, sebaiknya memisahkan pakaian dan handuk, jangan sampai dipakai bersamaan dengan yang lain. Selain itu, anak yang lain diproteksi dengan pemberian vitamin ekstra agar daya tahan tubuhnya kuat dan tidak mudah tertular.


Supaya bisul pada anak tidak terulang kembali, sebaiknya selalu menjaga kebersihan, baik kebersihan lingkungan, kebersihan anak, maupun kebersihan diri kita sendiri sebagai perawat pribadi anak. Selain itu, kita juga harus selalu memperhatikan kebutuhan gizi anak dengan lebih baik lagi. Ini penting. Seperti sudah kita ketahui, tubuh yang sehat akan lebih mudah membentengi diri dari berbagai penyakit.

CARA TEPAT MENGAJARI ANAK MENABUNG

ilustrasi:pixabay.com


CARA TEPAT MENGAJARI ANAK MENABUNG

          “Bunda, adek mau punya jam tangan seperti punyanya Nayla dong. Itu lho, Bun yang ada lampu senternya, terus bisa juga dibawa nyebur waktu berenang. Bagus deh, Bun,” pinta salah seorang anak perempuan saya.
          Waktu itu kami sedang berada di sebuah pusat perbelanjaan, jadi kemudian kami pun lalu melihat-lihat barang yang diinginkan oleh anak saya tersebut. Ternyata harga dari barang tersebut tidaklah murah. Saya pun kemudian berkata kepadanya,
“Kalau adek ingin jam tangan seperti itu, adek harus menabung dulu. Bila perlu adek tidak usah jajan dulu, ya.”
“Tapi nanti terkumpulnya lama, Bunda. Kalau sudah habis dibeli orang lain bagaimana?” ucapnya dengan nada khawatir.
“Jam tangan seperti itu dibuat dalam jumlah yang banyak oleh pabriknya. Jadi, adek tidak perlu khawatir kehabisan. Yang peanting mulai sekarang adek rajin nabung dulu, kalau masih kurang nanti akan bunda tambah,” jawab saya mencoba melegakan hatinya.
Anak saya itu pun mengangguk dan tersenyum lega.
          Seorang anak memang perlu diajarkan tentang cara menabung sejak masih dini, sehingga mereka nantinya dapat memenuhi keinginannya sendiri terhadap sesuatu dengan cara mengumpulkan uang sakunya yang disisihkan sedikit demi sedikit.
          Kapan saat yang paling tepat untuk mengenalkan dan mengajari anak tentang pentingnya mengatur keuangannya sendiri ini?
          Kita bisa melakukan edukasi secara bertahap dimulai dari ketika si anak sudah mulai mengenal berbagai macam nominal uang dan apa itu kegunakan uang.
          Pada umumnya, anak-anak itu lebih mudah belajar dengan cara melihat dan meniru. Maka dari itu, cara yang paling pas untuk mengajarkan tentang kemandirian keuangan kepada anak itu ya dengan memberikan contoh nyata.

AJARI ANAK UNTUK MENGHARGAI UANG RECEHANNYA
          Familiar dengan “celengan”? Sebuah benda kecil dengan lubang di tengah yang berfungsi untuk memasukkan uang receh? Semasa kecil dulu kita biasa menyimpan uang receh kita ke dalam celengan, kan? Maka tak ada salahnya mengajari anak untuk melakukan hal serupa.
          Jadikan celengan sebagai “bank kecil” mereka. Orang tua bisa memberikan celengan dengan bentuk atau gambar yang disukai oleh anak-anak. Biarkan mereka memilih sendiri celengan yang mereka sukai. Dorong mereka untuk rajin menyimpan uangnya di bank kecil milik mereka itu.

KENALKAN PADA ANAK TENTANG KONSEP PENGANGGARAN
          Orangtua bisa memulainya dengan memberikan uang saku kepada anak sesuai dengan usia dan kebutuhannya. Dengan cara ini, anak diajarkan untuk menggunakan uangnya sesuai dengan jatah yang mereka terima.
          Untuk anak yang sudah lebih besar, orangtua bisa mulai mengajarkan tentang apa itu penganggaran. Ajari anak untuk membuat daftar belanjanya sendiri. Kenalkan kepada mereka tentang apa itu skala prioritas, sehingga mereka bisa belajar bijak menggunakan uangnya sendiri.

KENALKAN TENTANG KONSEP MENABUNG YANG BENAR
          Biasakan anak-anak untuk memenuhi keinginannya sendiri dengan cara menabung. Jangan lupa, tanamkan kepada anak tentang konsep menabung yang benar, yaitu bahwa menabung itu artinya “menyisihkan”, bukannya menyisakan. Jadi, ingatkan kepada anak agar selalu menyisihkan sebagian uangnya untuk ditabung terlebih dahulu setiap kali mereka baru saja menerima jatah uang saku.

AJARI ANAK UNTUK TIDAK LUPA BERBAGI
          Mengajari anak untuk mengelola dan menyimpan uangnya sendiri itu harus diimbangi dengan mengajarinya juga tentang peantingnya berbagi kepada sesama. Karena kalau hal ini terlewatkan, dikhawatirkan anak bisa menjadi pelit dan sulit berempati.
          Orangtua bisa menyampaikan kepada anak bahwa di dalam setiap rejeki yang diperolehnya itu teardapat hak orang lain juga. Maka dari itu, sering-seringlah untuk mengajak anak turut bersedekah atau membantu orang lain yang membutuhkan.

          Anak yang telah diajari mengelola uangnya sendiri dengan bijak sejak dini akan lebih bisa menghargai makna dari uang. Jadi, tak perlu ragu lagi untuk segera mulai mengajari anak-anak anda untuk menabung dan mengelola uangnya sendiri, kan?

Penulis,

Rara Radyanti

Bahan Alami Pengusir Bau Badan



Bahan Alami Pengusir Bau Badan

Keringat yang berlebihan memang sangat berpotensi menimbulkan bau badan  tak sedap. Hal tersebut tentu saja membuat  kita jadi tak percaya diri. Kadangkala berbagai upaya telah ditempuh, mulai dari rajin mandi sampai lebih dari dua kali sehari hingga menggunakan bedak maupun deodorant anti perspirant, namun si  bau badan tak kunjung menghilang.
Kalau sudah demikian, kita bisa mencoba berbagai bahan alami yang dipercaya dapat mengusir bau badan ini, ya.

1.      Daun Sirih
Bahan antiseptik dan antibakterial yang terkandung di dalamnya sangat ampuh untuk mengatasi bau badan. Caranya, tumbuk beberapa lembar daun sirih sampai halus lalu oleskan ke seluruh tubuh, terutama bagian ketiak yang sering menguarkan bau tak sedap. Diamkan selama 10 menit, lalu bilas dengan cara mandi menggunakan air hangat. Agar lebih maksimal, bisa juga kita konsumsi air rebusan daun sirihnya. Minumlah air rebusan daun sirih ini secara rutin.

2.      Daun Kemangi
Daun kemangi memang enak untuk lalapan. Tidak hanya enak, daun ini juga punya khasiat untuk mengusir bau badan. Selain itu, daun ini juga berfungsi untuk mengusir bau mulut yang tak sedap. Caranya ya hanya dengan mengonsumsi secara langsung daun tersebut mentah-mentah. Mudah sekali, bukan? Yang penting rajin-rajin saja memakannya. Kalau ada yang kurang suka dengan rasanya, makanlah bersamaan dengan lauk lain yang disukai.

3.      Daun Beluntas
Seperti daun kemangi, daun ini juga enak untuk lalapan. Namun untuk mendapatkan khasiat penghilang bau badannya, kita bisa menggunakannya untuk luluran seperti pada daun sirih. Biasanya daun ini tumbuh secara liar di perkebunan. Petiklah beberapa lembar daun ini, lalu tumbuk halus dan oleskan pada tubuh, terutama ketiak. Diamkan selama 10 menit lalu bilas tubuh dengan air hangat.

4.      Jeruk Nipis
Lemon juga mengandung senyawa antibakterial yang cukup tinggi, sehingga sanggup membunuh kuman dan bakteri penyebab bau badan tak sedap. Caranya, peraslah jeruk nipis lalu campurkan dengan kapur sirih sampai berbentuk krim. Setelah mandi, oleskan campuran tadi secara merata ke seluruh area ketiak. Diamkan selama 1 jam, lalu bilas dengan air hangat sampai bersih.

5.      Mentimun
Sayuran ini kandungan airnya cukup tinggi. Selain untuk kecantikan wajah, mentimun juga bisa digunakan untuk mengusir bau badan tak sedap. Hal ini karena mentimun mengandung zat antibakterial. Caranya, potonglah mentimun segar, lalu gosok-gosokkan dengan lembut ke kulit ketiak. Lalu bilas dengan air bersih.

6.      DaunJambu Biji
Ambilah daun jambu biji yang masih segar, kemudian tumbuk daun tersebut dengan menggunakan cobek atau bisa juga diblender sampai halus. Lalu oleskan daun yang telah dihaluskan tersebut  secara merata pada bagian ketiak. Kandungan mineral dan antibakteri pada daun jambu biji akan membunuh kuman penyebab bau badan.

7.      Jahe
Jahe dikenal sebagai rempah yang kaya manfaat. Selain berfungsi sebagai penghangat tubuh, bila dikonsumsi secara teratur, jahe juga berkhasiat menghilangkan bau badan yang tak sedap.

Penggunaan baha-bahan alami tersebut di atas, bila digunakan dengan benar secara teratur, bisa menghilangkan bau badan secara permanen, lho. Untuk mendukungnya, kita juga harus menerapkan pola hidup bersih, yaitu dengan rajin mandi setidaknya 2 kali sehari, rajin mengganti baju terutama bila telah basah oleh keringat, serta rajin mencukur bulu ketiak jangan menunggu sampai sudah lebat dulu. Selamat mencoba.





Jika Nyeri Haid Sampai Mengganggu Aktivitas



Jika Nyeri Haid Sampai Mengganggu Aktivitas

Mengonsumsi obat pereda nyeri adalah cara yang paling sering ditempuh oleh wanita saat nyeri haid datang melanda. Pada beberapa orang memang menunjukkan hasil yang memuaskan, namun apabila terlalu sering dikonsumsi sebenarnya kurang bagus juga, sih.

Ada beberapa cara sederhana yang bisa ditempuh untuk mengurangi, bahkan menghilangkan rasa nyeri yang seringkali sampai mengganggu aktivitas ini, yaitu:

1.      Kompres hangat
Apabila nyeri yang datang sungguh tak tertahankan, kita bisa melakukan kompres hangat pada bagian perut bawah yang kram dan nyeri. Kompres dilakukan dengan cara menempelkan botol atau kantong karet yang berisi air hangat di dalamnya. Bisa juga menggunakan handuk yang direndam dalam air hangat, disertai dengan pijatan lembut pada daerah yang terasa nyeri. Kompres ini bertujuan untuk melancarkan peredaran darah dan membuat otot-otot di sekitar perut menjadi lebih rileks, sehingga rasa nyeri bisa berkurang bahkan hilang.

2.      Minum jamu kunyit asam
Minuman tradisional ini dipercaya memiliki khasiat untuk meredakan nyeri haid dan menyegarkan tubuh. Cara membuatnya pun cukup mudah. Parut beberapa ruas kunyit secukupnya, tambahkan air sedikit lalu peras sarinya. Didihkan air bersama asam jawa dan gula merah, lalu saring. kemudiankan campurkan perasan kunyit tadi. Minumlah saat masih hangat agar membantu mengurangi nyeri.

3.      Makanlah makanan yang mengandung zat besi
Saat haid, wanita rentan mengalami anemia karena kekurangan sel darah merah. Oleh sebab itu, dianjurkan agar mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, seperti bayam, daun singkong, kacang-kacangan, hati ayam, daging, dan ubi merah. Hindari minum minuman bersoda dan yang mengandung kafein seperti kopi, karena justru akan memperparah rasa nyeri. Selain itu, kita juga tetap harus minum banyak air putih dan makan buah-buahan supaya tubuh menjadi lebih segar dan terhindar dari dehidrasi.

4.      Mandi dengan air hangat
Air hangat yang mengguyur badan secara perlahan membuat tubuh jadi segar dan rileks. Tentu saja, hal ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri saat haid.

5.      Istirahat yang cukup
Tidur setidaknya 8 jam sehari, yaitu 7 jam di malam hari dan 1 jam di siang hari dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks dan segar, sehingga berangsur-angsur rasa nyeri haid jadi berkurang.

6.      Menghindari pakaian yang terlalu ketat
Pada saat haid, lebih baik mengenakan pakaian yang longgar dan nyaman, karena pakaian yang ketat dapat mengganggu sirkulasi udara, sehingga mengganggu kenyamanan, terutama pada saat mengalami nyeri haid.

7.      Ambil posisi menunggingkan badan
Inilah langkah sederhana yang kerap saya lakukan saat nyeri haid datang melanda. Menurut sebuah jurnal yang pernah saya baca saat masih gadis dulu, pada saat menungging, kondisi rahim jadi menggantung ke bawah, hal ini dapat membantu tubuh untuk relaksasi.

Demikianlah cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi dan menghilangkan rasa nyeri saat sedang haid agar tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, apabila rasa nyeri sungguh tak tertahankan sampai tidak bisa beranjak dari tempat tidur, atau mengeluarkan darah dalam jumlah sangat banyak di luar kewajaran, sebaiknya sih, segera memeriksakan ke dokter saja.


Yang Harus dilakukan Ketika Anak Terpapar Konten Pornografi





Apakah anak-anak Anda termasuk aktif menggunakan gadget? Sekarang ini konten-konten bermuatan pornografi banyak bertebaran di dunia maya. Seram ya, kalau sampai  anak-anak terpapar konten-konten tersebut?

Apakah kekhawatiran yang melanda lantas menjadikan kita meniadakan gadget dalam keseharian anak?
Sebetulnya hal tersebut justru kurang disarankan, karena seorang anak itu memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Sebagai orang terdekat dalam keseharian mereka, sebaiknya justru kita yang mengenalkan berbagai teknologi tersebut. Jangan malah menyembunyikan keberadaannya. Karena dampaknya akan lebih buruk kalau anak-anak mengenalnya dari orang lain.

Sebagai orangtua yang bijak, yang harus kita lakukan adalah mengontrolnya. Karena pemakaian gadget yang berlebihan dan tanpa kontrol, jelas beresiko besar mengakibatkan anak bisa mengakses konten-konten yang mengkhawatirkan tersebut.

Meskipun sudah dikontrol dengan sangat ketat dan dipantau dengan sedemikian rupa, tetap saja orangtua bisa kecolongan. Yah, bagaimana lagi, sebagai manusia biasa yang punya jatah waktu sama dengan manusia lain, rasanya kita pun nggak mungkin, ya, selama 24 jam penuh selalu bersama anak. Mereka juga harus sekolah, menjalankan kegiatan ekskul, dan beraktivitas dengan teman-teman sebayanya. Dalam momen-momen tersebut, adakalanya secara tak sengaja anak terpapar konten pornografi. Kalau sampai kejadian seperti itu, yang harus kita lakukan adalah menyikapinya dengan sebijak mungkin, yaitu dengan:

Jangan Langsung Dimarahi.
Anak akan semakin penasaran ingin melihatnya kalau kita langsung marah-marah tanpa penjelasan yang bisa masuk di akalnya. Apalagi kalau yang kita hadapi adalah anak yang baru memasuki usia puber. Yang harus kita lakukan adalah duduk bersama dan bicara dari hati ke hati dengannya. Jelaskan bahwa apa yang baru saja dilihatnya itu hanya boleh dilakukan setelah mereka dewasa dan telah menikah seperti ayah dan ibunya.
Mungkin kita merasa sungkan mengkomunikasikan hal seperti itu dengan anak. Tapi jangan takut, justru sebuah komunikasi yang terbuka itu menunjukkan bentuk kasih sayang orangtua terhadap anaknya.
Dalam mengkomunikasikan hal tersebut, kita hanya harus memperhatikan faktor usia si anak. Beda usia, beda pendekatannya, kan?

Jika Anak Masih Balita
Sebaiknya kita meneliti terlebih dahulu, apakah anak menunjukkan tanda-tanda penasaran atau tidak? Kalau anak mudah berpindah ke aktivitas lain yang dia sukai, sebaiknya tidak usah mengungkitnya lagi. Biarkanlah kejadian tersebut berlalu dengan sendirinya. Yang harus diwaspadai adalah ketika anak menunjukkan ketertarikan dan selalu ingin melihat lagi. Anak jadi marah atau malah sedih apabila rasa penasarannya tersebut tidak segera dipenuhi. Kalau hal tersebut yang terjadi, tak perlu ragu untuk segera memutus aksesnya terhadap gadget.

Jika Anak Sudah Remaja,
Sebaiknya kita membiasakan diri untuk selalu melakukan komunikasi terbuka dari hati ke hati secara santai dengan anak usia ini. Jadi, ketika anak menemukan hal seperti ini, mereka akan terbuka untuk mendiskusikan hal tersebut dengan kita.
Kalau orangtua justru tidak mau membicarakannya karena menganggap bahwa hal itu tabu, maka malah akan membuat mereka semakin penasaran. Akibatnya, mereka malah akan mencari tahu sendiri melalui teman-temannya yang belum tentu bisa dimintai tanggungjawabnya, atau malah mencari tahu dengan cara browsing di internet tanpa sepengetahuan kita. Ini justru bahaya.

Lakukan Tindakan Pencegahan.
Kita harus segera menyaring berbagai situs maupun aplikasi yang memungkinkan anak mengakses konten tersebut. Batasi pemakaian gadget hanya di saat kita bisa ikut memantaunya. Kita bisa mengakalinya dengan memintanya mengeraskan volume suara dari konten yang sedang diaksesnya. Jadi, sembari beraktivitas, kita tetap bisa memantau apa yang ditonton oleh anak.

Anak adalah pribadi yang akan terus bertumbuh. Sebagai orangtua yang bijak, kita hanya perlu melakukan pendekatan dan pengawasan. Sebagai orangtua, sebaiknya jangan sampai lengah.













Rabu, 03 Januari 2018

Kunci Sukses Menjalin Bisnis dengan Teman Dekat



Kunci Sukses Menjalin Bisnis dengan Teman Dekat

Salah satu hal yang kerap menjadi kendala pada saat akan memulai sebuah usaha adalah bagaimana mencari team yang solid. Kadangkala pilihan Anda jatuh kepada teman dekat Anda.  Hal tersebut dapat dimaklumi karena Anda sudah mengenal dengan baik teman Anda tersebut.

Akan tetapi, ternyata hanya mengenal secara baik saja tidaklah cukup. Semestinya Anda juga memastikan apakah teman Anda tersebut memiliki motivasi yang yang sama kuatnya dengan Anda dalam membangun bisnis tersebut.

Untuk itu, dibutuhkan kepekaan dan kejelian. Anda harus memastikan juga, apakah teman Anda itu adalah orang yang dapat dipercaya atau tidak? Tak ada salahnya, apabila ada,  Anda bisa mencari tahu tentang reputasi dia di kalangan pebisnis lain yang pernah bekerjasama dengannya.
Agar Anda merasa mantap dalam memilih partner berbisnis, ada hal-hal penting yang harus Anda perhatikan, diantaranya:

1. Buatlah kontrak kerja yang jelas.
Meskipun yang akan Anda ajak bekerjasama itu adalah teman sendiri, sebuah profesionalisme tetaplah dibutuhkan. Karena dalam dunia bisnis, kontrak adalah perjanjian yang akan menentukan segalanya.
Jangan pula lantas membuat kontrak kerja dengan teman menjadi lebih longgar dibanding dengan yang bukan teman. Kenapa? Karena pekerjaan tetaplah pekerjaan, yang harus diusung atas asas dan standar profesionalisme.

2. Jangan Membuang Sekat.
Meskipun Anda dan teman adalah sahabat dekat, ketika berada di dalam dunia bisnis, relasinya haruslah diperjelas. Posisi Anda sebagai apa, sedangkan posisi teman Anda sebagai apa.
Tetapi, sebaiknya hindari sikap sok ‘ bossy’ meskipun Anda berada dalam posisi sebagai atasan. Ingatlah bahwa bawahan Anda adalah teman yang juga punya perasaan. Buatlah hubungan yang professional namun tetap nyaman dan menyenangkan bagi hubungan pertemanan Anda.

3. Bijak dalam Mengatasi Setiap Permasalahan.
Menjadi emosional saat menghadapi sebuah masalah adalah hal yang wajar, karena yang namanya dunia bisnis tidak akan pernah terlepas dari permasalahan.
Apabila yang melakukan kesalahan adalah teman dekat Anda, pastilah membuat suasana menjadi canggung. Meskipun demikian, Anda harus tahu bagaimana menempatkan hubungan pertemanan Anda itu sebagaimana mestinya.
Di luar lingkungan kerja, bolehlah Anda tetap bersenda gurau dengan teman Anda yang sedang bermasalah itu. Namun, di dalam lingkungan kerja, kalau urusannya bersinggungan dengan bisnis, ya Anda harus tetap professional.
Jangan pernah merasa sungkan untuk menegur dan mengingatkan teman Anda saat dia melakukan kesalahan. Posisi teman sudah harus berubah jika berada dalam ranah bisnis. Meskipun demikian,tetap  selesaikan setiap permasalahan secara professional namun juga jangan sampai memutus tali persahabatan.

4. Pastikan Anda dan Teman Tetap Punya Waktu untuk Bersosialisasi Bersama.
Sebaiknya Anda tetap meluangkan waktu untuk berkumpul dan bersosialisasi bersama dengan teman-teman yang lain seperti pada saat Anda belum berbisnis dengan teman Anda. Anda hanya perlu membedakan waktunya.
Apabila memang sudah bukan jam kerja, maka bersosialisasilah. Lupakan sejenak semua hal yang berkaitan dengan bisnis. Usahakan tetap menjalankan aktivitas yang menyenangkan , seperti hangout bareng, melakukan olahraga favorit bersama, nonton bersama teman-teman yag lain, dan sebagainya.
Sebaiknya, hubungan pertemanan memang jangan sampai tertutupi oleh urusan bisnis semata. Hal-hal kecil seperti disebut di atas dapat memperbaiki hubungan yang kendur di waktu kerja dan membuat aman situasi pertemanan Anda.

Apabila Anda memahami kunci membina hubungan bisnis dengan teman dekat seperti uraian di atas, maka permasalahan-permasalahan kecil yang terkadang muncul dapat diminimalisir.
Hubungan Anda dengan teman dapat tetap terjalin dengan baik dan menyenangkan sehingga kerjasama bisnis Anda pun menjadi semakin bergairah dan berujung pada kesuksesan.
Selamat menerapkan. Semoga bisnis Anda semakin sukses dan pertemanan Anda pun tetap terjalin dengan baik.