Langsung ke konten utama

Pasukan Endorse, Salah Satu Andalan @Joeragan Artikel

Emak zaman now itu harus bisa nulis. Nggak hanya sekedar nulis, tapi juga tahu bagaimana membuat tulisan itu membawa manfaat, baik itu manfaat untuk diri sendiri maupun orang lain.

Emak penulis yang pintar itu juga bukan yang merasa cukup hanya dengan satu ilmu saja dan menyimpannya buat diri sendiri. Tetapi, emak penulis yang pintar itu yang selalu bersedia meng-upgrade ilmunya, dan mau berbagi dengan orang lain.

Nah, di sinilah Emak penulis zaman now dituntut untuk jeli agar tidak terjebak pada training-training pepesan kosong. Iya, Maks, banyak lho training-training kepenulisan yang bertebaran, tapi ternyata ya begitu-begitu saja, hanya menguntungkan penyelenggaranya saja.

Untungnya saya menemukan @Joeragan Artikel, yang tidak hanya asal menyelenggarakan training kepenulisan. Setelah lulus dari training ini, para alumninya mendapatkan penyaluran. Menariknya, bukan hanya penyaluran yang berbonus materi, tetapi juga berbonus ilmu.

Di @Joeragan Artikel, dibentuk beberapa tim marketing yang kemudian disebut dengan istilah pasukan. Dibentuknya tim ini bertujuan untuk mengakomodir para alumninya mempraktekkan ilmu yang telah diperolehnya. 
Tim marketing ini diantaranya ada pasukan endorse, pasukan blogger, pasukan editor, pasukan resensi, pasukan liputan atau reportase, dan masih akan ada lagi pasukan-pasukan lain yang mewakili setiap training yang diselenggarakan. Keren, kan?


Pasukan endorse ini sangat dinanti oleh para UMKM dalam mempromosikan usahanya, apalagi biayanya sangat terjangkau. Masih sejalan dengan pasukan endorse, ada pasukan blogger.
Saat ini, saya sendiri sudah tergabung dalam dua tim marketing di atas, yaitu pasukan endorse dan pasukan blogger. 
Kemudian ada pasukan editor yang beranggotakan para alumni kelas editor. Para emak penulis, selain mendapat manfaat bisa belajar mengedit tulisannya sendiri, juga mendapat penyaluran dengan diberi kesempatan mengedit naskah orang lain, salah satunya dengan magang sebagai editor di portal Emakpintar.org
Banyak manfaat yang didapat dengan bergabung dalam pasukan JA ini. Tidak hanya berupa keuntungan materi saja, tetapi juga ilmu dan koneksi.


Oya, tidak hanya bermanfaat bagi para alumninya saja, ternyata @Joeragan Artikel juga berbagi profit dengan mereka yang belum tergabung sebagai alumni, lho.

Iya, tentang ini saya temukan di grup @Mak comblang JA. Siapa saja bisa bergabung di grup ini, baik yang sudah jadi alumni atau pun belum. Para anggota grup ini bertugas mempromosikan training-training yang diadakan oleh JA, dan bagi siapa yang bisa clossing akan mendapatkan bonus.

Duuuh, kerennya JA alias @Joeragan Artikel ini, bener-bener mendedikasikan diri untuk pemberdayaan wanita. Iya, karena Umme Aleeya sebagai ownernya hanya membuka komunitas ini untuk para wanita saja.

Kamuuu, sudah bergabung dengan @Joeragan Artikel?


Komentar

  1. ikutan pasukan JA ga akan nyesel deh, siap-siap nampung transferan.

    BalasHapus
  2. Menulis bisa berpeluang mendapat penghasilan

    BalasHapus
  3. Seneeng banget bisa gabung jadi pasukan JA :)

    BalasHapus
  4. Seneeng banget bisa gabung jadi pasukan JA :)

    BalasHapus
  5. JA benar-benar menjawab kebutuhan UMKM sekalian memberdayakan perempuan lewat pasukan keren yang dimilikinya. Salut Joeragan Artikel!

    BalasHapus
  6. Eksistensi menulis dimulai dari kolaborasi

    BalasHapus
  7. Eksistensi menulis dimulai dari kolaborasi

    BalasHapus
  8. Memang asyik ya, ikut training di Joeragan Artikel. Selain menambah pengetahuan, juga disalurkan untuk langsung mempraktekkan ilmunya. Pengalama peserta training bertambah dan tentu saja bisa menghasilkan.

    BalasHapus
  9. Pasukan @JA adalah pasukan emak zaman now. Belum kekinian kalau belum ikutan JA.

    BalasHapus
  10. Merasa beruntung sudah dipertemukan dengan Ummi Aleeya :)

    BalasHapus
  11. Ide cemerlang yang memberdayakan

    BalasHapus
  12. Yes, I am Pasukan Endorser😘

    BalasHapus
  13. Penasaran sama @Mak Comblang JA. Eeeh ...kirain comblangin para jomblo ternyata ...
    Oh Aku Tertipu!

    BalasHapus
  14. Saya beruntung bisa mengenal Joeragan Artikel dan banyak belajar dari penulis-penulis JA yang luar biasa

    BalasHapus
  15. Sudah dong, dan pastinya seneng banget gabung di @JA selain nambah teman, pengalaman juga ilmu.

    BalasHapus
  16. Sudah dong, dan pastinya seneng banget gabung di @JA selain nambah teman, pengalaman juga ilmu.

    BalasHapus
  17. Saya Pasukan Joeragan Artikel. :*

    BalasHapus
  18. Alhamdulollaahbisa dapat banyak pengalaman di pasukan JA

    BalasHapus
  19. Alhamdulillah, saya juga udah join jadi pasukan di JA.

    BalasHapus
  20. Dengan gabung pasukan JA, rasanya senang bisa sharing dan belajar di sini

    BalasHapus
  21. Keren banget pasukan JA mah, seneng banget bisa gabung dengan teman-teman hebat

    BalasHapus
  22. Betul tuh mbak. Kemarin juga coba ikut gabung ke mak comblang

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KETIKA ANAK KITA MENJADI KORBAN BODY SHAMING

"Bunda, Adek ni jelek ya, Bunda?" "Ya enggak lah. Adek cantik." "Tapi temen Adek bilang kalau Adek jelek."
Lalu meluncurlah cerita-cerita pembully-an yang dilakukan oleh teman-temannya (kebanyakan sih yang laki-laki).
"Adek dikatain item, kiting, jelek!" ucapnya dengan raut sedih.
Deg!! Apalagi saya, ibunya. Jauuuh lebiih sediih. Rasanya pengen marah dan memaki-maki anak yang meledek gadis kecil saya.
"Siapa nama temen Adek yang bilang begitu? Anaknya siapa?" Pertanyaan itu nyaris keluar dari mulut saya, tapi untunglah masih bisa saya tahan.
Saya nggak ingin anak saya tumbuh menjadi seorang pembenci.
Kemudian saya raih tubuhnya, saya tatap matanya, dan saya elus kedua pipinya.
Hal pertama yang harus saya lakukan adalah membuatnya bisa menerima kondisi dirinya dengan baik. "Rambut Adek kan memang keriting, tapi Adek cantik dengan rambut seperti itu. Banyak lho, orang yang kepengen rambutnya dikeriting."
Lalu saya ceritakan bahwa se…

Mengakui Kesalahan. Sulitkah?

BERBUAT SALAH ITU MANUSIAWI, karena melakukan kesalahan itu menandakan bahwa kita itu punya kekurangan, dan itu seharusnya bisa menjadi cambuk bagi kita untuk terus belajar memperbaiki diri. Kalau kita sadar telah melakukan sebuah kesalahan, ya akui saja. MENGAKUI KESALAHAN ITU MULIA, lho. Dengan mengakui kesalahan, secara tersirat kita telah menyatakan bahwa kita ini hanyalah manusia biasa yang senantiasa berbuat salah, karena yang tidak pernah bisa salah itu hanya Tuhan. Tapi mengakui kesalahan itu mestinya ya datang dari hati nurani terdalam, jangan cuma di bibir saja. Sulit memang melakukannya. Berat dan butuh waktu yang lama supaya bisa benar-benar iklhas saat mengatakannya.
Tapi ini jauh lebih baik daripada "tidak pernah merasa bersalah" sama sekali. Ketika kamu sama sekali tidak pernah merasa bersalah, itu artinya ada "sensor" di hatimu yang sudah tidak berfungsi lagi, sehingga tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Mungkin hatimu perlu d…

Maling Teriak Maling

Lain di bibir lain di hati adalah ungkapan yang kerap dipakai untuk menunjukan sifat munafik seseorang. Ada juga yang menyebutnya dengan sebutan orang bermuka dua. Secara umum, orang yang bersifat munafik memilik ciri-ciri, yaitu bila berkata dia dusta, dan bila dipercaya dia khianat. Tak hanya itu, masih banyak ciri-ciri lain yang bisa kamu pelajari untuk mengenali para munafikun ini, diantaranya adalah: 1. FUJUR
Fujur adalah sebutan bagi orang yang tidak dapat mengendalikan emosinya, selalu ingin menang sendiri, tidak pernah mau menerima dan mengakui kesalahannya, dan senang menunjukkan sikap yang berlebihan, bahkan melampaui batas dalam menekan lawan-lawannya.
Orang fujur adalah munafikun yang selalu merasa dirinyalah yang paling benar, tanpa pernah mau berkaca bahwa sebenarnya justru dirinya itu sendiri yang berkubang dalam kesalahan demi kesalahan. 2. RIYA
Yaitu, sombong dalam bersikap dan berbicara. Orang munafikun jenis ini senangnya dengan sengaja menampakkan kebaikan yang di…

BALAS DENDAM TIDAK AKAN PERNAH BISA MENYELESAIKAN MASALAH

"Sekuat apapun kita menolak, yang ditakdirkan datang ke dalam hidup kita, akan tetap datang."
Seperti manusia-manusia keji itu... Sekuat apapun kita berusaha menghindari, kalau takdir mengharuskan mereka hadir dalam kehidupan kita, ya pasti akan datang. Seperti jamak kita ketahui, semakin hari, semakin banyak serigala-serigala berbulu domba di ladang kehidupan kita. Mereka itu lah manusia-manusia berhati iblis, yang tega menghancurkan dan meremukkan hati saudaranya sendiri.
Ada tukang tipu, tukang fitnah, tukang adu domba, tukang cabul, maling, pembunuh😱😱😱😱😱
yang bebas berkeliaran dengan korban-korban yang tak berani melakukan perlawanan. Sedih, terpuruk, kalut, dan putus asa, adalah wujud kekecewaan yang pasti dirasakan, ketika kita telah diperdaya oleh manusia-manusia iblis itu.
Apalagi kalau kita sampai dijerumuskan untuk ikut melakukan kemaksiatan itu. Oh, no...😱😱😱 Kalau kamu masih punya hati, ketika tersadar dari melakukan kesalahan, pasti bakal timbul perasaan men…

Meminta Maaf dan Memaafkan

Maaf "Kenapa tidak kamu saja yang minta maaf?"
"Kenapa aku begitu sulit memaafkanmu?
"Kenapa kata maaf itu begitu sulit terucap?"
"Ah, kenapa kita harus saling memaafkan?" Sebab, tak ada manusia yang sempurna di bumi ini. Siapa pun dia, pasti pernah melakukan kesalahan. Dear sahabat, menilai kesalahan orang lain itu mudah. Yang sulit itu adalah mengakui kesalahan diri sendiri. Biasanya, hanya orang yang berjiwa besar yang mampu melakukannya. Sahabat, marahkah kamu saat ada orang lain yang melukaimu? Atau melukai orang yang kamu sayangi? Marah saat ada yang menyakiti kita atau orang yang kita sayangi adalah reaksi yang wajar. Namun jangan disimpan hingga menimbulkan kebencian. Karena kebencian hanya akan membawa kedengkian.
Wahai sahabatku, kedengkian itu bisa melahirkan rasa dendam. Semua itu hanya akan mengikis seluruh amalan-amalan baik yang sudah dengan susah payah kita kumpulkan. Ketika timbul rasa dengki dalam hati, segeralah ingat Hadist Rasul ini…