Langsung ke konten utama

4 Alasan Kenapa Harus Melakukan Pre-Launching Produk



4 Alasan Kenapa Harus Melakukan Pre-Launching Produk

            Apa sih pre- launching produk itu?
Pre-launching produk adalah suatu upaya memperkenalkan sebuah produk ke khalayak luas sebelum produk tersebut dijual atau dipasarkan.
Lantas, hal apa saja yang menjadi alasan kenapa pebisnis harus melakukan pre-launching produk terlebih dahulu sebelum produk tersebut dilepas ke pasaran?

1.      Agar Produk dikenal Luas?
Tentu saja, pebisnis harus menjalankan strategi viral marketing. Artinya, pebisnis harus berusaha menciptakan kondisi agar produk yang hendak dijual diketahui khalayak luas dan menjadi bahan perbincangan.
Strategi ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan media sosial. Para pebisnis bisa memposting produk yang belum diluncurkan itu dengan menjelaskan kelebihan-kelebihannya secara detail. Selain itu, bisa juga meminta pendapat dari para audience. Lakukan komunikasi yang intens dengan para calon pembeli. Atau bisa juga dengan mengadakan kuis berhadiah untuk memancing ketertarikan audience.

2.      Untuk Melakukan Tes Pasar.
Sebelum meluncurkan sebuah produk ke khalayak luas, seorang  pebisnis harus melakukan tes pasar terlebih dahulu.
Meskipun sebuah produk belum selesai secara keseluruhan, tidak ada salahnya menunjukkannya kepada para calon pembeli. Hal ini untuk mencari tahu apa pendapat orang tentang produk yang akan diluncurkan.
Keuntungannya, dengan cara ini pebisnis bisa mengetahui respon dari para audience. Apabila kurang mendapat respon,  jadi bisa segera mengetahui, bagian mana yang harus segera diperbaiki.

3.      Untuk Menguji Produk.
Meskipun sudah merasa yakin dengan produk yang akan diluncurkan, tetapi belum tentu pendapat  itu sama dengan orang lain.
Karena produk yang akan dijual itu untuk mereka, jadi ada baiknya pebisnis meminta pendapat mereka terlebih dahulu.
Mintakan pendapat tentang bagaimana produk yang akan  diluncurkan. Apakah kualitasnya sudah bagus?  Lalu apakah penampilannya sudah menarik? Dan berbagai pertanyaan lain yang bersifat menguji sebuah produk.

4.      Mendapat Pemasukan Untuk Menambah Biaya Produksi.
Pebisnis sudah bisa mulai menjual produk, bahkan saat masih dalam tahap pre-launching ini. Untuk menarik minat pembeli,  bisa dengan memberikan diskon khusus pada masa pre-launching ini.
Dengan cara ini, kedua pihak sama-sama mendapatkan keuntungan. Pembeli akan mendapat keuntungan karena mendapat harga yang lebih ringan. Sedangkan pebisnis juga mendapatkan tambahan dana untuk biaya produksinya.

Demikianlah 4 alasan, kenapa  pebisnis harus melakukan pre-launching produk.  Hal ini berlaku juga buat para pebisnis tulisan alias para penulis buku. Lakukan pre-launching, bahkan sebelum buku diterbitkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KETIKA ANAK KITA MENJADI KORBAN BODY SHAMING

"Bunda, Adek ni jelek ya, Bunda?" "Ya enggak lah. Adek cantik." "Tapi temen Adek bilang kalau Adek jelek."
Lalu meluncurlah cerita-cerita pembully-an yang dilakukan oleh teman-temannya (kebanyakan sih yang laki-laki).
"Adek dikatain item, kiting, jelek!" ucapnya dengan raut sedih.
Deg!! Apalagi saya, ibunya. Jauuuh lebiih sediih. Rasanya pengen marah dan memaki-maki anak yang meledek gadis kecil saya.
"Siapa nama temen Adek yang bilang begitu? Anaknya siapa?" Pertanyaan itu nyaris keluar dari mulut saya, tapi untunglah masih bisa saya tahan.
Saya nggak ingin anak saya tumbuh menjadi seorang pembenci.
Kemudian saya raih tubuhnya, saya tatap matanya, dan saya elus kedua pipinya.
Hal pertama yang harus saya lakukan adalah membuatnya bisa menerima kondisi dirinya dengan baik. "Rambut Adek kan memang keriting, tapi Adek cantik dengan rambut seperti itu. Banyak lho, orang yang kepengen rambutnya dikeriting."
Lalu saya ceritakan bahwa se…

Mengakui Kesalahan. Sulitkah?

BERBUAT SALAH ITU MANUSIAWI, karena melakukan kesalahan itu menandakan bahwa kita itu punya kekurangan, dan itu seharusnya bisa menjadi cambuk bagi kita untuk terus belajar memperbaiki diri. Kalau kita sadar telah melakukan sebuah kesalahan, ya akui saja. MENGAKUI KESALAHAN ITU MULIA, lho. Dengan mengakui kesalahan, secara tersirat kita telah menyatakan bahwa kita ini hanyalah manusia biasa yang senantiasa berbuat salah, karena yang tidak pernah bisa salah itu hanya Tuhan. Tapi mengakui kesalahan itu mestinya ya datang dari hati nurani terdalam, jangan cuma di bibir saja. Sulit memang melakukannya. Berat dan butuh waktu yang lama supaya bisa benar-benar iklhas saat mengatakannya.
Tapi ini jauh lebih baik daripada "tidak pernah merasa bersalah" sama sekali. Ketika kamu sama sekali tidak pernah merasa bersalah, itu artinya ada "sensor" di hatimu yang sudah tidak berfungsi lagi, sehingga tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Mungkin hatimu perlu d…

TIPS MENAGIH UTANG

Kamu punya piutang yang susah sekali didapatkan kembali? Kalau iya, kamu nggak sendiri, kok.Banyak yang mengalami nasib yang sama denganmu. Mau minta uang yang menjadi hak kita sendiri saja susahnya minta ampun.
Kesal? Tentu saja. Kita yang memberikan utang tetapi malah jadi seperti kita yang mau utang. Yang sering terjadi, yang ditagih malah lebih garang daripada yang nagih.
Padahal sebenarnya kalau kita menagih utang itu justru membantu si pengutang agar terbebas dari dosa, lho. Bukankah utang itu akan selalu dibawa sampai mati?
Utang adalah janji yang harus dipertanggungjawabkan sampai ke akhirat nanti. Maka dari itu, jangan ada rasa sungkan saat kita akan menagih utang.
Berikut ada beberapa tips atau langkah-langkah bagaimana cara menagih utang yang sebaiknya ditempuh apabila seseorang berutang kepada kita, yaitu:


1.TAGIH SECARA TIDAK LANGSUNG
Maksud dari cara ini adalah dengan menagih melalui media penghubung komunikas, seperti lewat sms, WA, BBM, dan lain sebagainya. Pengutang yang…

Maling Teriak Maling

Lain di bibir lain di hati adalah ungkapan yang kerap dipakai untuk menunjukan sifat munafik seseorang. Ada juga yang menyebutnya dengan sebutan orang bermuka dua. Secara umum, orang yang bersifat munafik memilik ciri-ciri, yaitu bila berkata dia dusta, dan bila dipercaya dia khianat. Tak hanya itu, masih banyak ciri-ciri lain yang bisa kamu pelajari untuk mengenali para munafikun ini, diantaranya adalah: 1. FUJUR
Fujur adalah sebutan bagi orang yang tidak dapat mengendalikan emosinya, selalu ingin menang sendiri, tidak pernah mau menerima dan mengakui kesalahannya, dan senang menunjukkan sikap yang berlebihan, bahkan melampaui batas dalam menekan lawan-lawannya.
Orang fujur adalah munafikun yang selalu merasa dirinyalah yang paling benar, tanpa pernah mau berkaca bahwa sebenarnya justru dirinya itu sendiri yang berkubang dalam kesalahan demi kesalahan. 2. RIYA
Yaitu, sombong dalam bersikap dan berbicara. Orang munafikun jenis ini senangnya dengan sengaja menampakkan kebaikan yang di…

Meminta Maaf dan Memaafkan

Maaf "Kenapa tidak kamu saja yang minta maaf?"
"Kenapa aku begitu sulit memaafkanmu?
"Kenapa kata maaf itu begitu sulit terucap?"
"Ah, kenapa kita harus saling memaafkan?" Sebab, tak ada manusia yang sempurna di bumi ini. Siapa pun dia, pasti pernah melakukan kesalahan. Dear sahabat, menilai kesalahan orang lain itu mudah. Yang sulit itu adalah mengakui kesalahan diri sendiri. Biasanya, hanya orang yang berjiwa besar yang mampu melakukannya. Sahabat, marahkah kamu saat ada orang lain yang melukaimu? Atau melukai orang yang kamu sayangi? Marah saat ada yang menyakiti kita atau orang yang kita sayangi adalah reaksi yang wajar. Namun jangan disimpan hingga menimbulkan kebencian. Karena kebencian hanya akan membawa kedengkian.
Wahai sahabatku, kedengkian itu bisa melahirkan rasa dendam. Semua itu hanya akan mengikis seluruh amalan-amalan baik yang sudah dengan susah payah kita kumpulkan. Ketika timbul rasa dengki dalam hati, segeralah ingat Hadist Rasul ini…