Langsung ke konten utama

Tips Bijak Menyikapi Keluhan Pelanggan

gambar: pixabay.com


Tips Bijak Menyikapi Keluhan Pelanggan

Apakah Anda seorang pengusaha? 
Pernah pelanggan Anda merasa tidak puas dengan servis yang diberikan?
Pada saat ini, seorang pengusaha haruslah lebih jeli menyikapi berbagai keluhan dari para pelanggannya. Karena kini pelanggan bisa lebih bebas menyuarakan baik itu rasa puasnya maupun keluhannya terhadap suatu produk ataupun jasa melalui media sosial yang begitu mudah diakses.

Untuk itu, ada baiknya para pengusaha mulai mempersiapkan cara mengantisipasi berbagai keluhan dari pelanggan. Anda bisa memulai dari seberapa serius keluhan yang diutarakan oleh para pelanggan. Setelah Anda dapat memahaminya dengan baik, Anda bisa mulai menentukan tindakan apa yang harus dilakukan untuk memperbaikinya.Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan dalam menyikapi berbagai keluhan dari para pelanggan. Apa sajakah itu?

1. Memahami Motif Keluhan
Dengarkan dengan baik setiap keluhan dari pelanggan. Jangan dulu terpancing emosi sekalipun pelanggan marah-marah. Pelajari, apa sih yang sebenarnya diinginkan oleh pelanggan?Apakah dia hanya sekedar ingin didengar keluhannya?Apakah dia ingin mendengar permintaan maaf saja?Apakah dia ingin penukaran barang?Atau apakah dia ingin agar uangnya dikembalikan?Dengan memahami motif yang sebenarnya diinginkan oleh pelanggan, dapat membantu Anda menanggapi keluhan tersebut.

2. Memahami Dampaknya Terhadap Usaha 
Pendekatan yang baik diperlukan dalam menanggapi setiap keluhan. Tidak semua keluhan itu bersifat mengancam. Namun demikian, Anda harus memprioritaskan keluhan yang berdampak ancaman terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar Anda dapat memahami permasalahannya dan merasa lebih siap untuk menangani permasalahan tersebut tanpa menyertakan emosi berlebihan yang terkadang berujung pada penyesalan.

3. Segera merespon dengan baik.
Jangan biarkan pelanggan terlalu lama berada dalam kekesalan. Pelanggan yang kesal berpotensi menyebarkan keburukan usaha Anda. Sebuah isu yang diunggah ke media sosial akan segera menyebar dengan cepat. Jangan sampai hal itu terjadi pada usaha Anda, ya.

4. Selalu Buat Pelanggan Merasa Senang.
Jangan abaikan setiap keluhan dari pelanggan, meskipun itu hanyalah keluhan yang sepele bagi Anda. Dengan selalu bersikap ramah dan menunjukkan empati, rasa marah mereka bisa dialihkan.

5. Redam Emosi.
Terkadang, pelanggan complain itu bukan berarti merasa tidak puas saja. Yang ekstrem, ada pelanggan yang memang memiliki kepentingan khusus untuk menjatuhkan usaha Anda. Jika hal ini sampai terjadi, usahakan jangan sampai terpancing emosi. Jangan pernah berpikir untuk balik menyerangnya, karena hal tersebut hanya akan semakin menambah masalah. Tunjukan saja bahwa Anda bisa memberikan solusi yang tepat bagi keluhannya. Abaikan setiap ancamannya yang bertujuan menjatuhkan.

Anda tak perlu terlalu membawa perasaan tatkala menanggapi keluhan dari pelanggan. Dalam sebuah usaha, sebuah keluhan itu adalah hal yang biasa, karena selera orang itu berbeda dan tidak semua produk bisa dibuat dengan sempurna.
Jadikanlah setiap keluhan dari pelanggan itu sebagai masukan yang positif, agar Anda dapat lebih baik lagi dalam mengembangkan usahanya. Semangat, ya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yati "Sum Kuning" Surachman, Legenda Hidup Indonesia

Anak muda zaman now mungkin kurang familiar dengan nama Yati Surachman. Karena era kejayaan pemain seni peran ini memang sudah berlalu. Namun demikian, Yati sebenarnya masih tetap aktif meskipun usianya kini telah senja. Hingga kini, beliau masih ‘wara-wiri’ di beberapa sinetron tanah air, meskipun bukan sebagai pemeran utama.
Yati Surachman sudah mulai berakting sejak tahun 70-an. Beberapa film yang ikut dibintanginya di tahun 70-an, antara lain Inem Pelayan Seksi, Ateng Pendekar Aneh, Binalnya Anak Muda, Gita Cinta dari SMA, dan masih banyak lagi.
Namanya mencuat seiring dengan kesuksesannya memerankan tokoh “Sum Kuning” dalam film “Perawan Desa”. Berkat aktingnya di film tersebut, Yati menyabet penghargaan sebagai The Best Actress dalam Festval Film Asia Pasifik. Film tersebut sempat dilarang tayang karena diangkat dari kisah nyata, yaitu tentang pemerkosaan yang dialami seorang gadis penjual telur oleh sekawanan pemuda anak pejabat kaya di Yogyakarta.
Saya mengenal Yati Surachman saa…

ISTRI ATAU ANAK? MANA YANG AKAN ANDA DAHULUKAN?

Kemarin habis dari nganter anak les, saya belanja dulu ke supermarket. Selesai belanja, saya tengok jam kok nanggung amat. Kalau pulang, paling cuma sebentaran doang dan harus langsung pergi lagi buat jemput. Tapi kalau langsung jemput kok ya masih lamaa les-nya bubar. Akhirnya saya milih buat jajan bakso aja dulu di warung dekat tempat les...hee...he... (nah...pantes aja ini body melar melulu๐Ÿ˜…๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„) Sendirian aja saya mamam bakso di situ, sambil ngelus-elus hape.. (kebiasaan...๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„) Di depan saya, duduk satu keluarga kecil mirip keluarga saya, jumlahnya lima orang. Satu bapak, satu ibu dan tiga orang anak. Si Bapak bilang ke babang penjual, "Bang, baksonya empat."
Si babang bakso mengangguk, lalu langsung meracikkan pesanan. Ada lima orang tapi cuma pesan empat. Dugaan saya, tiga buat anak-anaknya, dan yang semangkuk lagi buat Bapak dan Ibu. Semangkuk berdua, romantiis๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š Tapi kemudian saya mendengar istrinya berbisik ke suami, "Pak, nanti kan masih harus beli minyak …

KETIKA ANAK KITA MENJADI KORBAN BODY SHAMING

"Bunda, Adek ni jelek ya, Bunda?" "Ya enggak lah. Adek cantik." "Tapi temen Adek bilang kalau Adek jelek."
Lalu meluncurlah cerita-cerita pembully-an yang dilakukan oleh teman-temannya (kebanyakan sih yang laki-laki).
"Adek dikatain item, kiting, jelek!" ucapnya dengan raut sedih.
Deg!! Apalagi saya, ibunya. Jauuuh lebiih sediih. Rasanya pengen marah dan memaki-maki anak yang meledek gadis kecil saya.
"Siapa nama temen Adek yang bilang begitu? Anaknya siapa?" Pertanyaan itu nyaris keluar dari mulut saya, tapi untunglah masih bisa saya tahan.
Saya nggak ingin anak saya tumbuh menjadi seorang pembenci.
Kemudian saya raih tubuhnya, saya tatap matanya, dan saya elus kedua pipinya.
Hal pertama yang harus saya lakukan adalah membuatnya bisa menerima kondisi dirinya dengan baik. "Rambut Adek kan memang keriting, tapi Adek cantik dengan rambut seperti itu. Banyak lho, orang yang kepengen rambutnya dikeriting."
Lalu saya ceritakan bahwa se…

BALAS DENDAM TIDAK AKAN PERNAH BISA MENYELESAIKAN MASALAH

"Sekuat apapun kita menolak, yang ditakdirkan datang ke dalam hidup kita, akan tetap datang."
Seperti manusia-manusia keji itu... Sekuat apapun kita berusaha menghindari, kalau takdir mengharuskan mereka hadir dalam kehidupan kita, ya pasti akan datang. Seperti jamak kita ketahui, semakin hari, semakin banyak serigala-serigala berbulu domba di ladang kehidupan kita. Mereka itu lah manusia-manusia berhati iblis, yang tega menghancurkan dan meremukkan hati saudaranya sendiri.
Ada tukang tipu, tukang fitnah, tukang adu domba, tukang cabul, maling, pembunuh๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ
yang bebas berkeliaran dengan korban-korban yang tak berani melakukan perlawanan. Sedih, terpuruk, kalut, dan putus asa, adalah wujud kekecewaan yang pasti dirasakan, ketika kita telah diperdaya oleh manusia-manusia iblis itu.
Apalagi kalau kita sampai dijerumuskan untuk ikut melakukan kemaksiatan itu. Oh, no...๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ Kalau kamu masih punya hati, ketika tersadar dari melakukan kesalahan, pasti bakal timbul perasaan men…

Temukan Cantikmu Bersama Zalfa Miracle

Kecantikan adalah hal yang sangat penting bagi setiap wanita, meskipun masing-masing memiliki makna cantiknya sendiri-sendiri. Biasanya, hal yang memengaruhi pemaknaan akan arti kecantikan bagi seorang wanita adalah pengaruh dari lingkungan sekitar, terutama keluarga, status ekonomi, tingkat Pendidikan, jenis pekerjaan, dan perbedaan umur.
Biasanya, cantik itu identik dengan sesuatu yang indah dan menarik. Untuk itulah, banyak wanita berlomba-lomba mewujudkan dengan mendatangi berbagai klinik kecantikan untuk sekedar melakukan treatment kecantikan. Bahkan, ada yang sampai melakukan tindakan medis secara radikal demi mewujudkan apa itu cantik.
Beberapa wanita, karena cukup banyak kesibukan yang menyita waktunya, tetap bisa kok merawat sendiri kecantikannya, tentu saja dengan bantuan produk kecantikan.  Saat ini, ada beragam jenis produk kecantikan yang beredar di pasaran. Kita sebagai konsumen harus cerdas memilih agar terhindar dari berbagai resiko yang berbahaya. Untuk itu, agar tidak s…