Rabu, 03 Januari 2018

Seberapa Penting SOP Bagi Usaha Kecil


gambar: pixabay.com


Seberapa Penting SOP Bagi Usaha Kecil

Meskipun bisnis yang kita jalankan adalah bisnis berskala kecil, rasanya sebuah panduan bekerja tetaplah menjadi sebuah kebutuhan. Apalagi bila kita memiliki karyawan dengan tingkat intelektualitas yang tidak seragam.

Tidak semua karyawan bisa memahami dengan mudah setiap prosedur bekerja yang sudah kita contohkan. Oleh karena itu, ada baiknya untuk membuatkan sebuah panduan bekerja bagi mereka. Nah, petunjuk atau panduan dalam bekerja inilah yang bisa disebut dengan SOP atau Standard Operating Procedure.

Apa sajakah yang menjadi alasan bisnis kita harus memiliki SOP?  Apa pula manfaat dari adanya SOP?

1.      Sebagai Panduan Dasar Bekerja.
Tanpa adanya sebuah aturan, dimungkinkan para karyawan akan bekerja sekehendak hati menurut pemahaman mereka masing-masing. Kalau hal ini sampai terjadi, bukan tidak mungkin bisnis kita akan mendapatkan hasil yang mengecewakan.

2.      Sebagai Dasar dalam Mengembangkan Sebuah Usaha.
Agar bisnis yang dijalankan dapat berkembang sesuai harapan, maka harus ada keseragaman dalam mengerjakan proses produksinya. Untuk itulah sebuah SOP diperlukan.

3.      Sebagai Panduan Untuk Menghitung Target.
Dengan membuat SOP,  kita bisa mengukur dan menentukan target yang harus  dicapai melalui bisnis yang kita jalankan tersebut.

4.      Sebagai Panduan Untuk Melakukan Evaluasi.
Tidak hanya pembukuan yang harus dikoreksi, standar operasional usaha juga harus dievaluasi. Hal tersebut bertujuan agar apabila ada kekurangan atau mungkin malah berupa kesalahan, dapat segera dibenahi.

5.      Sebagai Panduan untuk Memberikan Exellent Service.
Kepuasan pelanggan memang menjadi tanggung jawab pemilik usaha. Namun demikian, untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan kerjasama dengan pihak pekerjanya juga. Dengan adanya SOP yang harus ditaati, para pekerja juga jadi memiliki tanggung jawab, sehingga dapat turut memberikan pelayanan yang memuaskan.

Nah, setelah memahami apa yang menjadi alasan sebuah bisnis harus memilik SOP lalu menerapkannya, maka kita akan merasakan betapa besar manfaatnya bagi kelancaran bisnis.
Dengan adanya SOP yang harus dipahami dan ditaati oleh karyawan, tentunya kita sebagai atasan tak perlu lagi berulang-ulang mencontohkan cara bekerja yang sesuai dengan standar operasional bisnis kita.
Dengan SOP, kita juga jadi lebih mudah mengontrol bisnis. Kita tidak harus selalu terpaku mengawasi para karyawan. Dengan demikian, kita dapat melakukan pekerjaan yang lain.
Dengan adanya SOP ini, kita dapat membuktikan diri bahwa kita sanggup berbisnis sambil tetap menjadi ibu rumah tangga yang baik dan bertanggun jawab.
Menyenangkan sekali bukan?
           



Cara Membuat Karyawan Menjadi Loyal

gambar: pixabay.com



Anda seorang pebisnis yang sering bermasalah dengan karyawannya? Yah, permasalahan yang terjadi antara atasan dengan bawahan itu adalah hal yang umum terjadi dalam dunia kerja. Namun demikian, dengan mengetahui kunci berinteraksi yang tepat, maka segala sesuatu yang berpotensi memicu timbulnya permasalahan dapat diminimalisir. Anda ingin tahu, bagaimana membuat karyawan menjadi loyal dengan pekerjaannya?

Berikut ini ada tips-tips yang bisa Anda terapkan agar bisnis dapat berjalan lancar tanpa harus gonta-ganti karyawan terus?

1.      Menciptakan Lingkungan Kerja yang Kondusif.
Salah satunya bisa dengan membuat tempat kerja yang nyaman, bersih dan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Selain itu, usahakan untuk menciptakan suasana kerja yang bersahabat, baik antara karyawan dengan atasan, maupun antara karyawan dengan rekan kerjanya. Satu hal lagi yang cukup penting untuk diperhatikan, selalu menjaga kepercayaan satu sama lain.
2.      Menjaga Keseimbangan Pekerjaan dengan Kehidupan Pribadi Para Karyawan.
Sebagai bos atau atasan, Anda memang bebas membuat peraturan untuk ditaati karyawan, namun demikian, harus diingat bahwa tiap orang itu memiliki kehidupan pribadi masing-masing. Demikian juga dengan karyawan Anda. Sebaiknya tidak terlalu sering menuntut akan jam kerja tambahan. Kalaupun sangat diperlukan jam kerja tambahan atau lembur, sebaiknya diberikan kompensasi yang sesuai.

3.      Berikan Apresiasi atau Penghargaan.
Terkadang, bukan hanya sekedar materi yang dibutuhkan oleh karyawan Anda. Ada sebuah tindakan yang dapat membuat karyawan merasa sangat dihargai jerih payahnya, yaitu dengan memberikan apresiasi positif atau penghargaan terhadap kinerja mereka.

4.      Menjalin Kedekatan Hubungan Antara Atasan dan Karyawan.
Jangan pernah memperlakukan karyawan layaknya robot pekerja. Sesekali, berilah perhatian terhadap kehidupan pribadinya. Misalnya saja dengan menanyakan kesehatan keluarganya.  Anda juga boleh menanyakan apa yang menjadi keinginan dan harapan mereka di masa yang akan datang.  Sebaiknya Anda jangan menciptakan jurang pemisah dengan karyawan.

5.      Berikan Kesenangan.
Karyawan Anda juga butuh refreshing untuk melepaskan kepenatan dalam bekerja. Sesekali, Anda bisa mengajak mereka makan bersama di luar lingkungan kerja, mengadakan acara-acara kebersamaan dengan keluarga karyawan, dan lain-lain yang dapat membuat karyawan berbahagia dan merasa senang bekerja dengan Anda.

Nah, untuk melakukan hal-hal tersebut di atas, Anda dapat memulainya dengan bertanya pada diri sendiri, “Dalam bekerja, apa yang Anda butuhkan selain uang?”
Temukan jawaban  pertanyaan tersebut dari lubuk hati Anda yang terdalam. Sudah pasti, hal itu juga yang karyawan Anda rasakan. Oleh karena itu, menjaga dan memenuhi kebutuhan emosional mereka hampir sama pentingnya dengan memenuhi kebutuhan materinya.

Dengan mengaplikasikan cara-cara tersebut di atas, semoga para pebisnis dapat menjadi atasan yang baik, memiliki karyawan yang loyal, sehingga bisnisnya dapat berjalan lancar hingga meraih kesuksesan.  

Tips Bijak Menyikapi Keluhan Pelanggan

gambar: pixabay.com


Tips Bijak Menyikapi Keluhan Pelanggan

Apakah Anda seorang pengusaha? 
Pernah pelanggan Anda merasa tidak puas dengan servis yang diberikan?
Pada saat ini, seorang pengusaha haruslah lebih jeli menyikapi berbagai keluhan dari para pelanggannya. Karena kini pelanggan bisa lebih bebas menyuarakan baik itu rasa puasnya maupun keluhannya terhadap suatu produk ataupun jasa melalui media sosial yang begitu mudah diakses.

Untuk itu, ada baiknya para pengusaha mulai mempersiapkan cara mengantisipasi berbagai keluhan dari pelanggan. Anda bisa memulai dari seberapa serius keluhan yang diutarakan oleh para pelanggan. Setelah Anda dapat memahaminya dengan baik, Anda bisa mulai menentukan tindakan apa yang harus dilakukan untuk memperbaikinya.Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan dalam menyikapi berbagai keluhan dari para pelanggan. Apa sajakah itu?

1. Memahami Motif Keluhan
Dengarkan dengan baik setiap keluhan dari pelanggan. Jangan dulu terpancing emosi sekalipun pelanggan marah-marah. Pelajari, apa sih yang sebenarnya diinginkan oleh pelanggan?Apakah dia hanya sekedar ingin didengar keluhannya?Apakah dia ingin mendengar permintaan maaf saja?Apakah dia ingin penukaran barang?Atau apakah dia ingin agar uangnya dikembalikan?Dengan memahami motif yang sebenarnya diinginkan oleh pelanggan, dapat membantu Anda menanggapi keluhan tersebut.

2. Memahami Dampaknya Terhadap Usaha 
Pendekatan yang baik diperlukan dalam menanggapi setiap keluhan. Tidak semua keluhan itu bersifat mengancam. Namun demikian, Anda harus memprioritaskan keluhan yang berdampak ancaman terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar Anda dapat memahami permasalahannya dan merasa lebih siap untuk menangani permasalahan tersebut tanpa menyertakan emosi berlebihan yang terkadang berujung pada penyesalan.

3. Segera merespon dengan baik.
Jangan biarkan pelanggan terlalu lama berada dalam kekesalan. Pelanggan yang kesal berpotensi menyebarkan keburukan usaha Anda. Sebuah isu yang diunggah ke media sosial akan segera menyebar dengan cepat. Jangan sampai hal itu terjadi pada usaha Anda, ya.

4. Selalu Buat Pelanggan Merasa Senang.
Jangan abaikan setiap keluhan dari pelanggan, meskipun itu hanyalah keluhan yang sepele bagi Anda. Dengan selalu bersikap ramah dan menunjukkan empati, rasa marah mereka bisa dialihkan.

5. Redam Emosi.
Terkadang, pelanggan complain itu bukan berarti merasa tidak puas saja. Yang ekstrem, ada pelanggan yang memang memiliki kepentingan khusus untuk menjatuhkan usaha Anda. Jika hal ini sampai terjadi, usahakan jangan sampai terpancing emosi. Jangan pernah berpikir untuk balik menyerangnya, karena hal tersebut hanya akan semakin menambah masalah. Tunjukan saja bahwa Anda bisa memberikan solusi yang tepat bagi keluhannya. Abaikan setiap ancamannya yang bertujuan menjatuhkan.

Anda tak perlu terlalu membawa perasaan tatkala menanggapi keluhan dari pelanggan. Dalam sebuah usaha, sebuah keluhan itu adalah hal yang biasa, karena selera orang itu berbeda dan tidak semua produk bisa dibuat dengan sempurna.
Jadikanlah setiap keluhan dari pelanggan itu sebagai masukan yang positif, agar Anda dapat lebih baik lagi dalam mengembangkan usahanya. Semangat, ya.



Atur Dana Sosial Agar Dompet Tidak Mengalami Kebocoran



Atur Dana Sosial Agar Dompet Tidak Mengalami Kebocoran
“When we are stronger, we can help others to become more stronger than we are.”
Sepertinya, kalimat di ataslah penyebab kita menjadi makhluk sosial ulung. Nggak salah juga, sih. Secara kultur, kita orang Indonesia ini memiliki hubungan kekerabatan yang cukup erat. Selain itu, Indonesia juga memiliki keragaman budaya, suku bangsa dan agama. Semua itu sangat berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan seseorang, lho.
Misalnya saja pada acara keluarga yang masih ada hubungannya dengan ritual tradisi, seperti pernikahan, kelahiran, kematian, dan sebagainya. Coba dipikir, seberapa sering kita harus menghadiri acara resepsi pernikahan, acara akikah, atau acara khitanan? Seberapa sering kita harus menghadiri acara arisan keluarga ataupun arisan bersama komunitas yang kita ikuti? Belum lagi kita juga harus menjenguk karabat atau relasi yang sedang tertimpa musibah seperti sakit atau melayat yang meninggal dunia. Mau tidak mau, kita jadi harus mengeluarkan dana untuk semua itu. Maka dari itu, ada baiknya kalau kita juga merencanakan dengan baik untuk menyiapkan pos tersendiri untuk memenuhi kebutuhan sosial ini. Nah, biar perencanaan ini bisa berjalan dengan baik, ada beberapa tips yang bisa kita intip. Yuuk,
1.      Untuk yang sudah memiliki pasangan, hendaknya mendiskusikannya dengan terus terang.
 Masalah keuangan adalah masalah yang sensitif, sekalipun itu dengan pasangan hidup sendiri. Misalnya kita hendak menyumbang uang dalam jumlah yang cukup besar pada saat ada anggota keluarga yang hendak melangsungkan acara pernikahan anaknya. Hal ini perlu dibicarakan dari hati ke hati dulu dengan pasangan. Jangan sampai dia merasa diperlakukan tidak adil dan malah jadi memicu pertengkaran di antara kalian.

2.      Sisihkan sebagian pendapatanmu khusus untuk dimasukkan ke dalam pos dana sosial dan belajar berkomitmen untuk itu.
Lakukan secara rutin setiap bulannya, meskipun mungkin belum tentu akan digunakan. Bisa juga kita membuat rekening khusus untuk itu, supaya lebih jelas pengelolaannya dan bisa dikontrol pemakaiannya.
Akan tetapi, kita perlu memastikan bahwa dana yang disimpan tersebut cukup mudah diakses. Karena, bagaimanapun juga, seringkali kebutuhan dana untuk keperluan ini bersifat tidak pasti, bahkan kadang-kadang mendadak.
Kalau menyimpannya dalam bentuk tabungan biasa, apalagi yang ada ATM-nya membuat kita khawatir tak bisa menjaga komitmen, kita bisa menyimpannya dalam bentuk reksadana pasar uang yang bisa dicairkan dalam waktu satu minggu. Pilihan lainnya, kamu bisa menyimpannya dalam bentuk logam mulia dengan pecahan-pecahan kecil, seperti logam mulia dengan berat satu gram, misalnya.
Memberikan bantuan kepada yang membutuhkan memang merupakan bagian dari peran kita sebagai makhluk sosial. Suatu saat, mungkin kita sendiri yang mengalami kesulitan dan akan membutuhkan bantuan orang lain, termasuk keluarga kita. Satu hal yang pasti, kita akan bisa membantu orang lain, kalau kondisi keuangan kita dalam keadaan yang sehat. Iya, kan? So, taka da salahnya untuk segera rencanakan dana sosial. Okay!


Apa Sih, Yang Dibutuhkan Oleh Seorang Ibu?



Apa Sih, Yang Dibutuhkan Oleh Seorang Ibu?

“Saat seluruh anggota keluarga bisa berkumpul Bersama, adalah saat-saat yang menyenangkan.”
Demikian yang biasa dikatakan oleh seorang ibu. Tetapi siapa yang tahu, di dalam hatinya, sebagian ibu sebenarnya ingin bilang,
“Ibu benar-benar Lelah. Sesiangan ini memasak untuk kalian, tetapi begitu ayah datang, ayah malah ingin dimasakkan makanan lain. Padahal ayah tahu, anak-anak sedang sangat ingin ditemani bermain oleh ibu. Belum lagi, ibu masih harus mondar-mandir mengerjakan pekerjaan yang lain. Kenapa sih, tidak ada satu pun yang menanyakan, apa yang ibu inginkan?”
Sebagai seorang ibu, saya tahu pasti, keluhan-keluhan seperti itu bukan pertanda bahwa ibu itu tidak suka dengan kerepotannya menjadi ibu. Sometimes, mengeluh itu perlu juga. Manusiawi kok, Bu. Akan tetapi, mengeluh terus menerus juga tidak baik, karena justru akan membuat ibu jadi kehilangan semangat.
Bu, ayuk kita catat saja, hal-hal apa saja yang kerap menjadi keluhanmu. Dari berbagai keluhan itu, nanti ibu akan tahu, apa sih yang sebenarnya ibu inginkan?
Hmm… sejatinya ingin itu berbeda dengan butuh. Namun, bagi sebagian besar ibu, sebuah keinginan dan kebutuhan bisa saja seiring sejalan. Diantaranya,

1.       Me Time
Ya. Seorang ibu sangat butuh akan waktu untuk dirinya sendiri. Bagaimana tidak, setelah menikah, prioritas utama seorang ibu adalah keluarganya, terutama anak. Hal ini kerap membuatnya mengabaikan urusannya sendiri. Karenanya, wajar kalau seorang ibu sangat menginginkan me time ini.
Para ayah, bantulah istrimu untuk mendapatkan me time-nya, ya!

2.       Aktualisasi Diri
Ya. Seorang ibu juga membutuhkan kesempatan untuk mengaktualisasikan dirinya. Para ayah harus tahu, bahwa aktualisasi diri sangat bermanfaat bagi kesehatan batin seorang ibu. Bayangkan, seorang ibu harus berkutat dengan rutinitas yang sama setiap harinya. Hal ini tidak hanya membuat fisiknya saja yang capek, emosinya pun akan terkuras.
Kalau saja seorang ibu mempunyai kesempatan untuk mengaktualisasikan dirinya, berarti pikirannya bisa beralih ke tempat lain, meski hanya sebentar saja. Saat pikirannya tidak melulu terkungkung dalam rutinitas, seorang ibu bisa menjadi sedikit rileks. Kalua bisa rileks, hati jadi senang, kan?
Jadi, jangan anggap remeh kebutuhan aktualisasi diri bagi seorang ibu ini. Karena ibu yang senabg, kestabilan emosinya akan selalu terjaga, sehingga ia bisa menjalankan perannya sebagai seorang ibu dan istri dengan baik.

3.        Perhatian dari Orang-orang yang Dicintainya
Selama ini, seorang ibulah yang selalu memperhatikan semua kebutuhan keluarganya. Mulai dari bangun tidur sampai akan tidur lagi, ibulah yang menyiapkan semua kebutuhan keluarganya. Meskipun seorang ibu tak pernah menuntut balasan apapun, sejatinya ibu juga butuh diperhatikan.
Adakalanya, seorang ibu tiba-tiba merasa terpuruk, sedih takt ahu apa sebabnya. Ini tandanya, seorang ibu sedang membutuhkan sentuhan kasih sayang.
Sentuhan kasih sayang dari orang-orang yang dicintainya, sanggup memberikan rasa aman bagi batinnya.
Selain rasa aman, seorang ibu juga butuh merasa dicintai dan dihargai. Tak bisa dipungkiri, ibu manapun membutuhkan perasaan-perasaan tersebut. Karena dengan merasa dicintai dan dihargai, niscaya semangat dan kepercayaan dirinya selalu terjaga. Hal itu bisa membuatnya bahagia.
Benar kan, Bu, Ibu akan merasa sangat bahagia manakala mendapatkan kecupan sayang di pipi dari anak-anak tercinta?
Ibu juga akan melambung bahagia manakala mendapatkan ucapan terima kasih dan pujian yang tulus dari orang-orang yang kamu cintai, kan?
Sesederhana itu, sebenarnya.

Ibu, buatlah dirimu bahagia selalu.
Ayah, bantu ibu mewujudkannya, ya.

Salam bahagia,
Rara Radyanti

picture: pixabay.com

4 Alasan Kenapa Harus Melakukan Pre-Launching Produk



4 Alasan Kenapa Harus Melakukan Pre-Launching Produk

            Apa sih pre- launching produk itu?
Pre-launching produk adalah suatu upaya memperkenalkan sebuah produk ke khalayak luas sebelum produk tersebut dijual atau dipasarkan.
Lantas, hal apa saja yang menjadi alasan kenapa pebisnis harus melakukan pre-launching produk terlebih dahulu sebelum produk tersebut dilepas ke pasaran?

1.      Agar Produk dikenal Luas?
Tentu saja, pebisnis harus menjalankan strategi viral marketing. Artinya, pebisnis harus berusaha menciptakan kondisi agar produk yang hendak dijual diketahui khalayak luas dan menjadi bahan perbincangan.
Strategi ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan media sosial. Para pebisnis bisa memposting produk yang belum diluncurkan itu dengan menjelaskan kelebihan-kelebihannya secara detail. Selain itu, bisa juga meminta pendapat dari para audience. Lakukan komunikasi yang intens dengan para calon pembeli. Atau bisa juga dengan mengadakan kuis berhadiah untuk memancing ketertarikan audience.

2.      Untuk Melakukan Tes Pasar.
Sebelum meluncurkan sebuah produk ke khalayak luas, seorang  pebisnis harus melakukan tes pasar terlebih dahulu.
Meskipun sebuah produk belum selesai secara keseluruhan, tidak ada salahnya menunjukkannya kepada para calon pembeli. Hal ini untuk mencari tahu apa pendapat orang tentang produk yang akan diluncurkan.
Keuntungannya, dengan cara ini pebisnis bisa mengetahui respon dari para audience. Apabila kurang mendapat respon,  jadi bisa segera mengetahui, bagian mana yang harus segera diperbaiki.

3.      Untuk Menguji Produk.
Meskipun sudah merasa yakin dengan produk yang akan diluncurkan, tetapi belum tentu pendapat  itu sama dengan orang lain.
Karena produk yang akan dijual itu untuk mereka, jadi ada baiknya pebisnis meminta pendapat mereka terlebih dahulu.
Mintakan pendapat tentang bagaimana produk yang akan  diluncurkan. Apakah kualitasnya sudah bagus?  Lalu apakah penampilannya sudah menarik? Dan berbagai pertanyaan lain yang bersifat menguji sebuah produk.

4.      Mendapat Pemasukan Untuk Menambah Biaya Produksi.
Pebisnis sudah bisa mulai menjual produk, bahkan saat masih dalam tahap pre-launching ini. Untuk menarik minat pembeli,  bisa dengan memberikan diskon khusus pada masa pre-launching ini.
Dengan cara ini, kedua pihak sama-sama mendapatkan keuntungan. Pembeli akan mendapat keuntungan karena mendapat harga yang lebih ringan. Sedangkan pebisnis juga mendapatkan tambahan dana untuk biaya produksinya.

Demikianlah 4 alasan, kenapa  pebisnis harus melakukan pre-launching produk.  Hal ini berlaku juga buat para pebisnis tulisan alias para penulis buku. Lakukan pre-launching, bahkan sebelum buku diterbitkan.


Jumat, 01 Desember 2017

Hemat, Cermat, dan Smart Bersama Easydoku







Hmm… apa sih easydoku itu?

Easydoku adalah sebuah sistem pembayaran online berbasis web dan aplikasi. Dengan menjadi membernya, kamu bisa melakukan pembayaran berbagai tagihan bulanan, seperti listrik, PDAM, telepon kabel; melakukan pembelian token atau pulsa listrik, pulsa telepon selular; melakukan pembelian tiket pesawat, tiket kereta; melakukan pembayaran asuransi, leasing, dan sebagainya.

Aplikasi payment online ini adalah persembahan dari PT. Jalin Nusa Oceania, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang fintech technology atau teknologi informasi keuangan.

Yang membedakan easydoku dengan payment online lain adalah benefitnya. Jika di payment online lain, konsumennya bertransaksi ya hanya sebatas melakukan pembayaran saja, yaitu mengeluarkan uang untuk mendapatkan pelayanan. Sedangkan di easydoku, konsumen akan mendapatkan cashback dari setiap transaksi yang diberikan. Jika pun pada saat ini ada payment online lain yang juga menerapkan sistem cashback, bisa dipastikan easydoku memberikan cashback dengan besaran angka yang lebih banyak.

Adanya cashback ini menjadikan member easydoku jadi lebih hemat dalam bertransaksi. Member yang cermat, bisa mengumpulkan cashback yang didapatnya untuk dijadikan tabungan investasi.

Ya. Di easydoku, kamu bisa mulai nabung saham tercerdas, bisa nyicil masa depan dengan reksadana terbaik, bisa beli polis dengan return yang paling baik. Itu semua karena easydoku selalu memberikan rekomendasi terbaik mengenai produk-produk pasar modal.

Jadi, easydoku ini tidak hanya jualan produk saja, tetapi juga mengedukasi tentang financial literasi melalui portal keuangan terpercaya yang telah hadir sebelumnya, yaitu dokudoku.id
Kehadiran easydoku memang tak selayaknya diragukan lagi, karena payment online ini memiliki perizinan dan legalitas yang komplit.

Payment online ini hadir dalam empat jenis paket berbeda-beda kelas. Masing-masing paket memiliki perbedaan dari sisi harga, deposit, deposit promo, cashback, kemasan fisik starterkit, referral fee, distribution fee, dan keuntungan-keuntungan lainnya. Untuk keterangan yang lebih lengkap, bisa kamu kunjungi easy.dokudoku.id



Saat ini, saya tercatat sebagai member easydoku kelas ultima, yaitu kelas tertinggi yang ada di easydoku. Banyak sekali keuntungan yang bisa didapat dengan menjadi member easydoku ini. Diantaranya, dengan menjadi member kelas ultima ini, saya akan mendapatkan cashback benefit s/d 60% dari total fee. Kemudian ada yang namanya reseller benefit, besarannya mulai dari 10.000 untuk kelas blue, 75.000 untuk kelas bronze, dan 150.000 untuk kelas platinum. Selain itu, masih ada juga yang namanya distribution benefit, yaitu 25.000 untuk kelas bronze dan 50.000 untuk kelas platinum.

Selain benefit di atas, para member akan rutin mendapatkan artikel referensi investasi. Melalui easydoku ini, membernya bisa apply ke beberapa perusahaan sekuritas yang telah bekerjasama. Misalnya Bareksa. Kamu bisa berinvestasi reksadana di Bareksa melalui easydoku.

Menarik sekali, bukan?


Jika ingin bergabung dengan easydoku, kamu bisa menghubungi saya di WA 081373607455 atau langsung melalui official numbernya di 08112550151. 

KADUNG SELINGKUH

Selingkuh adalah salah satu bentuk pengingkaran. Tidak ada seorang pun yang suka diingkari. Pun juga dengan mengingkari. Mengingkari ...