Langsung ke konten utama

Solusiku Agar Terhindar dari Jerawat. Kamu Mau Tahu?





Tidak hanya remaja, yang sudah dewasa pun bisa juga jerawatan. Selain jadi tidak sedap dipandang, jerawat juga mengganggu karena pada beberapa kasus, jerawat yang parah disertai dengan rasa sakit. Bikin bergidik membayangkannya, ya?
Maka dari itu, kalau sudah jerawatan, sudah pasti harus segera mendapat penanganan yang tepat supaya tidak meradang. Namun, sebelum wajah dihinggapi jerawat, sebenarnya ada langkah-langkah sederhana untuk pencegahannya, yaitu:

1.      Menjaga kebersihan alas tidur
Sangat penting untuk menjaga kebersihan alas tidur, seperti seprei dan sarung bantal. Cucilah alas tidur yang kotor itu setidaknya seminggu sekali. Karena kalau jarang dicuci, otomatis akan semakin kotor. Kalau sudah begitu, kulit wajah yang setiap hari bersentuhan langsung dengan benda tersebut pun akan terkontaminasi. Apabila wajah kotor dan kondisi tubuh juga tidak fit, maka jerawat berpotensi tumbuh di wajah.

2.      Seringlah mencuci wajah
Debu dan kotoran akibat polusi bisa muncul di mana saja lalu menempel di kulit lewat perantara udara. Dengan rajin mencuci wajah, maka akan menghilangkan kotoran-kotoran yang menempel pada permukaan kulit. Dianjurkan untuk mencuci wajah minimal 5 kali sehari dengan air bersih yang segar, tanpa harus menggunakan produk pembersih. Bagi umat muslim, pastilah otomatis sudah melakukannya pada saat berwudhu. Hal ini selain dapat menjaga kebersihan kulit juga dapat membuat kulit menjadi lembab secara alami.

3.      Menjaga kebersihan tangan
Setiap kali, tangan selalu menyentuh wajah, baik secara sengaja maupun tidak. Maka dari itu, menjaga kebersihan tangan adalah wajib. Karena kulit wajah adalah bagian kulit yang paling sensitif, di bandingkan dengan area kulit lainnya seperti tangan dan kaki. Oleh sebab itu, sebaiknya jagalah kebersihan tangan, sehingga saat jari menyentuh kulit wajah tidak menularkan kotoran yang dapat menginfeksi kulit. Menjaga kebersihan tangan bisa dilakukan dengan cara mencuci tangan, baik dengan menggunakan sabun maupun hanya dengan air bersih biasa.

4.      Lakukan perawatan wajah atau facial secara rutin
Facial tidak harus dilakukan di salon, namun semua itu kembali kepada diri masing-masing. Yang jelas, dengan melakukan facial, kulit wajah akan menjadi lebih bersih dan  mendapatkan asupan nutrisi. Kalau dilakukan secara teratur, selain wajah bersih, juga kencang, halus, segar, dan terhindar dari jerawat.

5.      Minum air putih setidaknya 8 gelas sehari
Mengonsumsi air putih secara cukup, setidaknya 8 gelas sehari atau lebih, dapat membantu membersihkan tubuh dari kotoran yang masuk ke dalam tubuh.

Demikianlah beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar wajah terhindar dari jerawat. Selain melakukan cara-cara di atas, kamu juga bisa menyempurnakannya dengan mengonsumsi vitamin E. vitamin ini sangat baik bagi kulit.
Bagaimanapun, yang namanya mencegah itu lebih baik daripada mengobati, ya? Setuju?

Penulis,
Rara Radyanti


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KETIKA ANAK KITA MENJADI KORBAN BODY SHAMING

"Bunda, Adek ni jelek ya, Bunda?" "Ya enggak lah. Adek cantik." "Tapi temen Adek bilang kalau Adek jelek."
Lalu meluncurlah cerita-cerita pembully-an yang dilakukan oleh teman-temannya (kebanyakan sih yang laki-laki).
"Adek dikatain item, kiting, jelek!" ucapnya dengan raut sedih.
Deg!! Apalagi saya, ibunya. Jauuuh lebiih sediih. Rasanya pengen marah dan memaki-maki anak yang meledek gadis kecil saya.
"Siapa nama temen Adek yang bilang begitu? Anaknya siapa?" Pertanyaan itu nyaris keluar dari mulut saya, tapi untunglah masih bisa saya tahan.
Saya nggak ingin anak saya tumbuh menjadi seorang pembenci.
Kemudian saya raih tubuhnya, saya tatap matanya, dan saya elus kedua pipinya.
Hal pertama yang harus saya lakukan adalah membuatnya bisa menerima kondisi dirinya dengan baik. "Rambut Adek kan memang keriting, tapi Adek cantik dengan rambut seperti itu. Banyak lho, orang yang kepengen rambutnya dikeriting."
Lalu saya ceritakan bahwa se…

Meminta Maaf dan Memaafkan

Maaf "Kenapa tidak kamu saja yang minta maaf?"
"Kenapa aku begitu sulit memaafkanmu?
"Kenapa kata maaf itu begitu sulit terucap?"
"Ah, kenapa kita harus saling memaafkan?" Sebab, tak ada manusia yang sempurna di bumi ini. Siapa pun dia, pasti pernah melakukan kesalahan. Dear sahabat, menilai kesalahan orang lain itu mudah. Yang sulit itu adalah mengakui kesalahan diri sendiri. Biasanya, hanya orang yang berjiwa besar yang mampu melakukannya. Sahabat, marahkah kamu saat ada orang lain yang melukaimu? Atau melukai orang yang kamu sayangi? Marah saat ada yang menyakiti kita atau orang yang kita sayangi adalah reaksi yang wajar. Namun jangan disimpan hingga menimbulkan kebencian. Karena kebencian hanya akan membawa kedengkian.
Wahai sahabatku, kedengkian itu bisa melahirkan rasa dendam. Semua itu hanya akan mengikis seluruh amalan-amalan baik yang sudah dengan susah payah kita kumpulkan. Ketika timbul rasa dengki dalam hati, segeralah ingat Hadist Rasul ini…

Mengakui Kesalahan. Sulitkah?

BERBUAT SALAH ITU MANUSIAWI, karena melakukan kesalahan itu menandakan bahwa kita itu punya kekurangan, dan itu seharusnya bisa menjadi cambuk bagi kita untuk terus belajar memperbaiki diri. Kalau kita sadar telah melakukan sebuah kesalahan, ya akui saja. MENGAKUI KESALAHAN ITU MULIA, lho. Dengan mengakui kesalahan, secara tersirat kita telah menyatakan bahwa kita ini hanyalah manusia biasa yang senantiasa berbuat salah, karena yang tidak pernah bisa salah itu hanya Tuhan. Tapi mengakui kesalahan itu mestinya ya datang dari hati nurani terdalam, jangan cuma di bibir saja. Sulit memang melakukannya. Berat dan butuh waktu yang lama supaya bisa benar-benar iklhas saat mengatakannya.
Tapi ini jauh lebih baik daripada "tidak pernah merasa bersalah" sama sekali. Ketika kamu sama sekali tidak pernah merasa bersalah, itu artinya ada "sensor" di hatimu yang sudah tidak berfungsi lagi, sehingga tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Mungkin hatimu perlu d…

Maling Teriak Maling

Lain di bibir lain di hati adalah ungkapan yang kerap dipakai untuk menunjukan sifat munafik seseorang. Ada juga yang menyebutnya dengan sebutan orang bermuka dua. Secara umum, orang yang bersifat munafik memilik ciri-ciri, yaitu bila berkata dia dusta, dan bila dipercaya dia khianat. Tak hanya itu, masih banyak ciri-ciri lain yang bisa kamu pelajari untuk mengenali para munafikun ini, diantaranya adalah: 1. FUJUR
Fujur adalah sebutan bagi orang yang tidak dapat mengendalikan emosinya, selalu ingin menang sendiri, tidak pernah mau menerima dan mengakui kesalahannya, dan senang menunjukkan sikap yang berlebihan, bahkan melampaui batas dalam menekan lawan-lawannya.
Orang fujur adalah munafikun yang selalu merasa dirinyalah yang paling benar, tanpa pernah mau berkaca bahwa sebenarnya justru dirinya itu sendiri yang berkubang dalam kesalahan demi kesalahan. 2. RIYA
Yaitu, sombong dalam bersikap dan berbicara. Orang munafikun jenis ini senangnya dengan sengaja menampakkan kebaikan yang di…

BALAS DENDAM TIDAK AKAN PERNAH BISA MENYELESAIKAN MASALAH

"Sekuat apapun kita menolak, yang ditakdirkan datang ke dalam hidup kita, akan tetap datang."
Seperti manusia-manusia keji itu... Sekuat apapun kita berusaha menghindari, kalau takdir mengharuskan mereka hadir dalam kehidupan kita, ya pasti akan datang. Seperti jamak kita ketahui, semakin hari, semakin banyak serigala-serigala berbulu domba di ladang kehidupan kita. Mereka itu lah manusia-manusia berhati iblis, yang tega menghancurkan dan meremukkan hati saudaranya sendiri.
Ada tukang tipu, tukang fitnah, tukang adu domba, tukang cabul, maling, pembunuh😱😱😱😱😱
yang bebas berkeliaran dengan korban-korban yang tak berani melakukan perlawanan. Sedih, terpuruk, kalut, dan putus asa, adalah wujud kekecewaan yang pasti dirasakan, ketika kita telah diperdaya oleh manusia-manusia iblis itu.
Apalagi kalau kita sampai dijerumuskan untuk ikut melakukan kemaksiatan itu. Oh, no...😱😱😱 Kalau kamu masih punya hati, ketika tersadar dari melakukan kesalahan, pasti bakal timbul perasaan men…