Lakukan Financial Check-up Agar Keuanganmu Sehat

ilustrasi: pixabay.com


Lakukan Financial Check-up Agar Keuanganmu Sehat

Kerap mengalami masalah keuangan? Misalnya uangmu selalu defisit karena kamu punya utang yang jumlah tagihannya melampaui jumlah pendapatmu. Kalau iya, berarti sudah saatnya kamu melakukan  financial check up.
Financial check up? Apa itu?
Seperti halnya kesehatan yang butuh pemeriksaan secara berkala, keuangan pribadimu juga membutuhkan pemeriksaan secara rutin untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Dengan melakukan financial check up, kamu bisa langsung tahu bila ada masalah keuangan, jadi bisa langsung diselesaikan tanpa membuat kondisi keuanganmu bertambah buruk.
Pemeriksaan ini perlu dilakukan secara periodik. Ada yang melakukannya sekali setiap tahun, setiap enam bulan, atau bahkan setiap bulan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Cara melakukan financial check up ini bermacam-macam. Namun yang pasti, kamu harus memeriksa tiga hal ini, yaitu: aset, utang atau kewajiban, total pendapatan dan pengeluaran, serta total tabungan.
Aset adalah barang berharga yang kamu miliki, sementara utang atau kewajiban adalah berbagai angsuran dan pembayaran yang harus kamu tunaikan, seperti kredit pembelian rumah, kredit pembelian kendaraan pribadi, premi asuransi, dan lain sebagainya.

Bagaimana cara mengetahui kesehatan kondisi keuangan kita?
Cara mudah untuk mengetahuinya adalah dengan memastikan kalau jumlah seluruh utangmu tidak lebih dari 30% dari total pendapatanmu dan jumlah seluruh pengeluaranmua tidak melebihi besarnya pemasukanmu.
Kesehatan keuanganmu berada dalam kondisi prima saat kamu mendapati bahwa kamu sudah memiliki aset, investasi, dan tabungan yang selalu bertambah. Tentunya sangat melegakan, ya? Nah, berikut adalah keuntungan yang bakal kamu dapat kalau kamu rutin melakukan financial check-up secara rutin:
1.      Pemeriksaan keuangan sangat berfungsi untuk mengetahui kemana saja uangmu mengalir. Kamu bisa melakukannya dengan aplikasi pengatur keuangan yang bisa diunggah di smartphone-mu. Misalnya saja Mint atau Expense Manager. Kedua aplikasi tersebut bisa menolongmu dalam mengatur uangmu.
2.      Pemeriksaan keuangan secara rutin akan membantumu memotong anggaran untuk pos pengeluaran yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Misalnya saja setiap akhir bulan kamu selalu belanja-belanji lalu nongki di kafe mahal, mentraktir teman-teman sosialitamu. Dengan financial check-up, akan segera muncul informasi kalau sebenarnya dana yang kamu pakai untuk keperluan itu bisa dipakai untuk membuatkan tabungan pendidikan buat anakmu. Kalau sudah begitu, kamu pasti bakalan mikir dua kali untuk tetap melakukan kegiatan tersebut.
3.      Pemeriksaan keuangan yang periodik jelas akan sangat membatu dalam merencanakan masa depanmu. Kamu tentu punya mimpi, bukan? Misalnya saja mimpi bisa memiliki rumah. Dengan financial check-up, kamu bisa tahu apakah kondisi keuanganmu memungkinkanmu untuk meraih mimpimu itu.
4.      Financial check-up juga bisa meramalkan kondisi keuanganmu di masa mendatang. Karena dengan cara ini kamu bisa tahu berapa lama kamu bisa bertahan seandainya saja kamu kehilangan pekerjaan. Masak, sih? iya, karena melalui pemeriksaaan keuangan ini akan dihitung total aset dan tabungan yang kamu miliki. Jadi kamu bisa segera menyadari kalau saja ada hal buruk yang menimpamu. Dengan begitu, kamu bisa berhati-hati dan lebih mempersiapkan diri.
Berdasarkan informasi yang didapatkan dari melakukan pemeriksaan keuangan secara rutin, kamu bisa mulai berpikir untuk mencari pemasukan tambahan dengan melakukan bisnis di luar pekerjaan tetapmu.
Pemeriksaan keuangan atau financial check-up ini memang merupakan hal penting yang harus dilakukan setiap orang demi menyehatkan kondisi keuangan mereka. Dengan melakukan financial check up secara rutin, kamu bukan saja terbebas dari masalah keuangan, tetapi juga bisa merdeka dari kekhawatiran bila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yati "Sum Kuning" Surachman, Legenda Hidup Indonesia

TIPS MENJAGA KOMITMEN DALAM PERNIKAHAN JARAK JAUH

MINDER dan solusi mengatasinya